Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Hari Kesehatan Mental Sedunia: Patahkan Stigma dan Harus Jadi Prioritas
beritabali.com/ist/suara.com/Hari Kesehatan Mental Sedunia: Patahkan Stigma dan Harus Jadi Prioritas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kesehatan mental menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Hal ini karena mental yang sehat akan sangat berpengaruh pada kualitas hidup seseorang. Selain itu, jika mental diabaikan dan bermasalah, itu akan memengaruhi aktivitas dan produktivitas orang tersebut.
Apalagi di pandemi yang masih berlangsung saat ini, itu akan sangat memengaruhi kondisi mental seseorang. Oleh karena itu, kesehatan mental penting untuk dijaga secara baik. Pentingnya menjaga kesehatan mental ini lalu dibuatnya Hari Kesehatan Mental Sedunia.
Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia ini untuk mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah berbagai masalah yang sedang terjadi saat ini. Selain itu, masyarakat diminta untuk menyuarakan pentingnya kesadaran menjaga kondisi mental.
Peringatan satu ini dirayakan setiap tanggal 10 Oktober setiap tahunnya. Hari ini diresmikan sebagai pemersatu kesadaran masyarakat pentingnya kesehatan mental.
Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022
Mengutip laman WHO, untuk tema Hari Kesehatan Mental 2022 yaitu “Make mental health & well-being for all a global priority”. Tema tersebut berfokus pada kesehatan mental yang menjadi prioritas global.
Dengan tema yang dibuat, WHO berharap masyarakat di berbagai negara mampu berfokus untuk menghadapi masalah-masalah terkait kesehatan mental. Pasalnya lebih dari 25 persen saat pandemi seseorang mengalami gangguan kecemasan dan depresi. Apalagi pada negara-negara berpenghasilan rendah masih sangat minim layanan untuk menjaga kesehatan mentalnya.
Selain itu, dengan adanya peringatan ini, diharapkan ada kesadaran bagi para pemangku kepentingan untuk memperhatikan kesejahteraan serta kesehatan mental sebagai prioritas utama.
Sejarah
Melansir laman resmi Hari Kesehatan Mental Sedunia (WMHD), Hari Kesehatan Mental Sedunia sendiri dibuat oleh Wakil Sekretaris Federasi Kesehatan Mental Dunia, Jenderal Richard Hunter pada 1992. Namun, saat itu peringatan tersebut belum memiliki tema khusus.
Namun, pada 1994, atas saran Sekretaris Jenderal Eugene Brody, dibuat tema pertama untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia yaitu “Improving the Quality of Mental Health Services throughout the World”, yang berarti meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental seluruh dunia.
Setelah dibuat, pada tahun-tahun berikutnya selalu memiliki tema khusus yang berbeda-beda. Perayaan ini selain meningkatkan kesadaran, juga menjadi momen empati, bersatu, serta harapan untuk menciptakan perubahan tentang kesehatan mental.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3380 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1103 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 506 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 478 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun