Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Ganjar Dilirik PPP, Hasto Ungkap Skala Prioritas PDIP
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto merespons kabar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang bakal menggodok kemungkinan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di Pilpres 2024 mendatang. Diketahui, Ganjar adalah kader PDIP.
Baca juga:
Anak Kiai Jombang Dituntut 16 Tahun Penjara
Hasto mengatakan PDIP dan seluruh kadernya berpolitik dalam konteks, baik itu sosial politik maupun ekonomi yang belum sepenuhnya pulih usai dihantam badai pandemi Covid-19.
"Sehingga seluruh kerja kepartaian pemerintahan Presiden Jokowi (Joko Widodo) harus fokus di dalam mempercepat kinerja perekonomian untuk rakyat," kata Hasto di Kampus UGM, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (10/10).
Menurutnya apabila pemulihan ekonomi sukses, maka Pemilu 2024 bisa berjalan dengan suasana kondusif.
"Itu skala prioritas bagi PDI Perjuangan," tegas Hasto.
Oleh karena itu, ketika parpol lain sudah berbicara mengenai Capres untuk 2024, Hasto mengklaim PDIP belum terpikir sama sekali untuk mendeklarasikan jagoannya dalam waktu dekat.
"Belum, masih ada waktu, masih Oktober tahun depan. Jadi sabar," katanya.
Sebelumnya, Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mengatakan sosok Ganjar dipertimbangkan usai ada beberapa DPW PPP yang telah mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah sekaligus kader PDIP itu. Antara lain DPW Banten, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan, serta Sulawesi Selatan.
"Itu sah-sah saja [mengusulkan Ganjar], nanti akan kami tampung dan nanti jadi bahan untuk rapat di tingkat pusat," kata Mardiono, saat menghadiri Muskerwil DPW PPP Jawa Timur di Surabaya, Minggu (9/10).
Mardiono mengatakan Ganjar memiliki hubungan dekat dengan PPP. Pasalnya beberapa keluarga Ganjar merupakan pengurus partai berlambang Ka'bah tersebut.
Meski demikian, Mardiono menyebut saat ini pihaknya masih terus mendengarkan usulan-usulan dari DPW di seluruh Indonesia. Usulan bakal dibahas di tingkat pusat di halaqah bersama para ulama dan majelis dilanjut dengan musyawarah kerja nasional (mukernas).
Keputusan mukernas itu nanti akan dibawanya ke tingkat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk Pilpres 2024 bersama PAN dan Golkar. PPP dan dua parpol tersebut diketahui merupakan koalisi dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2199 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2068 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1536 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1419 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli