Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Eks Presiden FIFA Kritik Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sepp Blatter menilai penetapan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah kesalahan besar. Menurut mantan Presiden FIFA itu, Qatar terlalu kecil sebagai perhelatan sekelas Piala Dunia.
Keputusan pemilihan Qatar sebagai tuan rumah turnamen edisi tahun ini memang diwarnai dengan kontroversi, mulai dari tuduhan korupsi hingga pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Blatter, yang memimpin FIFA selama 17 tahun, juga terlibat dalam tuduhan korupsi selama masa jabatannya. Ia telah bebas setelah menjalani masa hukuman dari pengadilan Swiss pada Juni kemarin.
"Ini negara yang terlalu kecil. Sepakbola dan Piala Dunia terlalu besar untuk mereka," kata Blatter.
Dia mengatakan, FIFA mengubah kriteria yang digunakan untuk memilih negara tuan rumah pada 2012 setelah munculnya dugaan pelanggaran HAM terhadap kondisi para pekerja konstruksi terkait turnamen di Qatar.
"Sejak saat itu, pertimbangan sosial dan hak asasi manusia diperhitungkan [dalam penunjukkan tuan rumah Piala Dunia]," ungkapnya.
Blatter mengatakan dirinya akan menonton Piala Dunia tahun ini, yang dimulai kurang dari dua minggu lagi, dari rumahnya yang berada di Zurich, Swiss.
Piala Dunia FIFA 2022 akan menjadi putaran final ke-22 Piala Dunia FIFA, turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional pria senior anggota FIFA.
Turnamen edisi ini dijadwalkan berlangsung di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022.
Untuk pertama kali, Qatar menyelenggarakan turnamen ini dan menjadi Piala Dunia FIFA pertama yang pernah diadakan di Jazirah Arab, dan di negara mayoritas berpenduduk Muslim.
Piala Dunia FIFA 2022 ini juga akan menjadi Piala Dunia FIFA kedua yang diadakan sepenuhnya di Asia setelah Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Selain itu, turnamen ini akan menjadi yang terakhir yang melibatkan 32 tim, pada periode selanjutnya (yaitu pada Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan