Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sekutu Putin Desak Perang Skala Penuh ke Eropa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, Vladimir Solovyov, dilaporkan menuntut agar Moskow meluncurkan perang skala penuh dengan Eropa. Ini disampaikan setelah mundurnya pasukan Kremlin dari kota Kherson di Ukraina.
Kherson adalah pusat kota terbesar yang ditaklukkan oleh pasukan Rusia sejak serangan dimulai 24 Februari. Mundurnya pasukan diartikan sebagai kekalahan telak yang dialami pasukan Putin.
Mengutip Newsweek, Solovyov dilaporkan marah dengan fakta itu. Ia menegaskan Rusia perlu melipatgandakan upaya perang dan memperluas aksi militernya.
"Perlu bagi Moskow untuk mengakui bahwa kita membutuhkan tentara yang berbeda," ujarnya dalam klip video dengan teks bahasa Inggris yang dibagikan ke Twitter oleh wartawan BBC Francis Scarr, dikutip Senin (14/11/2022).
"Militer harus lebih besar," tegasnya lagi. "Rusia harus melancarkan perang skala penuh di wilayah Eropa."
Ia pun mengatakan tujuan Moskow tetap tidak berubah, meskipun kekalahan besar di Kherson. Apalagi, kata lelaki yang dijuluki barat "Propaganda Rusia" itu, tujuan Kremlin sesungguhnya adalah memindahkan infrastruktur militer NATO kembali ke garis tahun 1998 ke 1999.
"Masalah berat ... harus diatasi dengan tanggapan tangan besi," tambahnya.
"Termasuk menembak pengecut dan membuat sampah yang meratap di belakang sadar," katanya lagi.
Meski demikian, belum ada konfirmasi soal pernyataan ini. Kementerian Luar Negeri Rusia belum bersuara sementara NATO juga tak berkomentar.
Rayakan Kemenangan
Sementara itu, penduduk Ukraina merayakan kemenangan pasca kepergian tetara Rusia di Kherson. Pawai digelar di pusat kota, di mana warga mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu.
"Hari ini adalah hari bersejarah. Kami mengambil kembali Kherson," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
"Sampai sekarang, para pembela kami berada di pinggiran kota. Tetapi unit khusus sudah berada di kota," tambahnya, termasuk rekaman video yang menunjukkan pasukan Ukraina disambut oleh penduduk kota itu.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan