Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lima Kebiasaan Buruk Untuk Jantung Yang Paling Utama
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menjaga kesehatan jantung sangatlah penting. Sayangnya, ada banyak kebiasaan buruk untuk jantung yang sering dilakukan manusia.
Saat kebiasaan-kebiasaan buruk ini dipelihara, bukan tak mungkin jika jantung mengalami kerusakan. Rusaknya jantung bisa berujung pada penyakit jantung yang menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia.
Diperkirakan, ada satu orang meninggal dunia akibat penyakit jantung pada setiap 36 detik. Oleh karena itu, penting untuk menghindari berbagai kebiasaan yang bisa merusak jantung.
Kebiasaan Buruk untuk Jantung
Jantung perlu dijaga. Salah satunya dengan menjalani perilaku hidup yang sehat. Atau, Anda juga bisa menghindari beberapa kebiasaan buruk untuk jantung berikut ini.
1. Kurang tidur
Jantung juga perlu istirahat. Waktu istirahat jantung adalah saat Anda tertidur lelap. Saat tidur, detak jantung pun akan melambat.
Jika Anda kurang tidur, maka jantung akan terus memompa dan bekerja. Hal ini tentu mengurangi waktu istirahat yang bisa merusak jantung.
2. Merokok
Rokok tidak hanya merusak paru-paru. Jantung juga bisa terkena dampak racun dari nikotin.
Merokok bisa merusak pembuluh darah bahkan membuat tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen ke dalam darah. Hal ini bisa meningkatkan risiko terkena serangan jantung.
3. Jarang flossing gigi
Mulut memberi peran penting untuk kesehatan tubuh, terutama jantung. Jika Anda jarang membersihkan gigi, utamanya bagian gusi, maka kondisi jantung bisa semakin memburuk.
Dokter merekomendasikan Anda melakukan flossing setidaknya dua kali dalam sehari.
4. Banyak makan
Makan yang tidak dikontrol bisa memicu obesitas. Obesitas, sebagaimana diketahui, jadi salah satu pemicu masalah jantung.
Saat seseorang mengalami obesitas, kadar lemak di dalam tubuh tinggi dan bisa memicu penyumbatan darah.
5. Mager
Malas gerak mungkin jadi gaya hidup yang banyak dilakukan orang saat ini. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak negatif terhadap kesehatan, terutama jantung.
Mager atau gaya hidup sedentari menjadi salah satu kebiasaan buruk untuk jantung yang perlu dihindari. Kurang bergerak dan tidak berolahraga bisa meningkatkan penyakit jantung karena ada penumpukan lemak di tubuh.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan