Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Lima Kebiasaan Buruk Untuk Jantung Yang Paling Utama
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menjaga kesehatan jantung sangatlah penting. Sayangnya, ada banyak kebiasaan buruk untuk jantung yang sering dilakukan manusia.
Saat kebiasaan-kebiasaan buruk ini dipelihara, bukan tak mungkin jika jantung mengalami kerusakan. Rusaknya jantung bisa berujung pada penyakit jantung yang menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia.
Diperkirakan, ada satu orang meninggal dunia akibat penyakit jantung pada setiap 36 detik. Oleh karena itu, penting untuk menghindari berbagai kebiasaan yang bisa merusak jantung.
Kebiasaan Buruk untuk Jantung
Jantung perlu dijaga. Salah satunya dengan menjalani perilaku hidup yang sehat. Atau, Anda juga bisa menghindari beberapa kebiasaan buruk untuk jantung berikut ini.
1. Kurang tidur
Jantung juga perlu istirahat. Waktu istirahat jantung adalah saat Anda tertidur lelap. Saat tidur, detak jantung pun akan melambat.
Jika Anda kurang tidur, maka jantung akan terus memompa dan bekerja. Hal ini tentu mengurangi waktu istirahat yang bisa merusak jantung.
2. Merokok
Rokok tidak hanya merusak paru-paru. Jantung juga bisa terkena dampak racun dari nikotin.
Merokok bisa merusak pembuluh darah bahkan membuat tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen ke dalam darah. Hal ini bisa meningkatkan risiko terkena serangan jantung.
3. Jarang flossing gigi
Mulut memberi peran penting untuk kesehatan tubuh, terutama jantung. Jika Anda jarang membersihkan gigi, utamanya bagian gusi, maka kondisi jantung bisa semakin memburuk.
Dokter merekomendasikan Anda melakukan flossing setidaknya dua kali dalam sehari.
4. Banyak makan
Makan yang tidak dikontrol bisa memicu obesitas. Obesitas, sebagaimana diketahui, jadi salah satu pemicu masalah jantung.
Saat seseorang mengalami obesitas, kadar lemak di dalam tubuh tinggi dan bisa memicu penyumbatan darah.
5. Mager
Malas gerak mungkin jadi gaya hidup yang banyak dilakukan orang saat ini. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak negatif terhadap kesehatan, terutama jantung.
Mager atau gaya hidup sedentari menjadi salah satu kebiasaan buruk untuk jantung yang perlu dihindari. Kurang bergerak dan tidak berolahraga bisa meningkatkan penyakit jantung karena ada penumpukan lemak di tubuh.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun