Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Atlet E-Sport Asal Jembrana Raih Juara Piala Presiden, Bisa Biayai Kuliah Sendiri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kabupaten Jembrana patut berbangga karena seorang atlet E-Sport I Kadek Arya Wiratama (20) berhasil memenangkan kejuaraan Nasional Piala Presiden E-Sport 2021 di cabang Lokapala.
Pemuda asal Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana merupakan satu-satunya peserta tim Dewa United E-sport asal Bali ini juga raih penghargaan Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik.
Dia bermain game dari usia 12 tahun dengan mengawali sebagai gamer amatir di sebuah warung internet (warnet). Menginjak usia 17 tahun kemudian beralih ke game yang ada di smartphone hingga akhirnya menjadi gamer profesional.
Kadek Arya sapaan akrabnya menjelaskan, ketertarikannya dengan dunia game sudah timbul sejak masih duduk di bangku SD dan memang mendapat dukungan dari orang tuanya.
"Memang didukung dari dulu, namun dengan catatan harus menyelesaikan kewajiban," ungkapnya.
Arya juga mengatakan, sebelum bergabung dengan klub Dewa United E-sport, dirinya sempat mengikuti berbagai kompetisi lokal Bali hingga sempat menjadi juara 3 dalam turnamen PON Papua 2022.
"Selain menjuarai turnamen-turnamen lokal Bali bahkan Nasional, pada tahun 2021 juga sempat menjadi juara 2 Nasional dalam kompetisi Piala Presiden Cabang Lokapala 2021," paparnya.
Arya yang memiliki nama game Amatariw ini mengungkapkan, dalam pertandingan piala Presiden E-sport di Istora Senayan, Jakarta, pada 7-14 November lalu, timnya tidak hanya menyabet juara 1. Pemuda yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri Bali ini menjadi most valuable player (MVP) atau pemain terbaik.
Arya mengatakan, dari hasil bermain game, dirinya sudah bisa membayar kuliah secara mandiri, artinya dari bermain game ini, sudah dapat menjadi penghasilan.
Menurutnya, bermain game sebenarnya tergantung tujuan. Kalau sekedar hiburan untuk isi waktu, tanpa ada motivasi lain akan percuma dan memang harus ditekuni sepenuhnya.
"Tergantung tujuan, main game itu apa. Kalau memang sekadar hobi bisa, tapi lebih baik jadikan motivasi untuk juara, bisa dapat cuan lagi," imbuhnya.
Arya juga menambahkan, dari hasil kemenangan terahirnya saat menjuarai Piala Presiden E-sport cabang Lokapla, dirinya beserta tim mendapatkan total hadiah sebesar Rp. 140 juta.
"Karena tim yang beranggotakan 6 orang menjadi juara pertama, berhak mendapat hadiah Rp.140 juta. Sebagai pemain terbaik mendapat Rp10 juta," jelasnya.
Arya juga menjelaskan, Game Lokapala merupakan game multiplayer online battle arena (MOBA) lokal Indonesia yang merujuk permainan mirib dengan game Mobile Legend dengan jumlah pemain 5 versus 5.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6980 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3517 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan