Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gempa Cianjur, Kemenag Catat 21 Masjid dan 5 Bangunan KUA Rusak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Agama mencatat sebanyak 21 masjid dan lima bangunan Kantor Urusan Agama (KUA) rusak akibat gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11).
"Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Misalnya ada 21 masjid dan lima gedung KUA yang rusak. Dari lima gedung itu, tiga KUA rusak ringan dan dua KUA rusak berat," kata Plt Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag M Adib dalam keterangannya, Rab (23/11).
Adib memastikan akan ada bantuan untuk perbaikan KUA dan rumah ibadah yang rusak itu. Ia menambahkan Kemenag akan membangun kembali KUA yang rusak parah dan merenovasi yang rusak sedang.
Kemenag juga akan memberikan bantuan bagi masjid yang mengalami kerusakan akibat gempa.
"Jumlahnya nanti kita lihat sesuai kemampuan anggaran. Sepulang dari sini kita akan segera melakukan rapat dan memutuskan langkah terbaik secepatnya," ucapnya.
Sementara itu, Adib memastikan Layanan KUA secara bertahap akan dilaksanakan. Ia memastikan bakal mencari lahan sementara untuk disewa agar layanan bisa segera dilakukan.
"Karena masih tahap deteksi. Kami juga akan memberikan dukungan alat pengolah data untuk layanan KUA," kata dia.
Tak hanya itu, Adib mengatakan Kemenag mengerahkan penghulu dan penyuluh agama Islam untuk memfasilitasi layanan trauma healing bagi penyintas.
Tim layanan trauma healing ini nantinya akan diberikan pembekalan terlebih dahulu di Kankemenag Kabupaten Cianjur. Menurutnya, penyintas juga membutuhkan motivasi agar tetap semangat melanjutkan hidup.
"Penyintas mengalami trauma. Penghulu dan Penyuluh Agama Islam kami siapkan untuk memberikan motivasi sekaligus pendampingan agar penyintas tidak terlalu terpuruk dan terus bersemangat menghadapi ujian serta melanjutkan hidup," ucap dia.
Diberitakan, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 terjadi di Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11).
Menurut catatan BNPB, 151 orang hilang dan korban jiwa mencapai 268 orang. Sebanyak 122 telah teridentifikasi. Data tersebut terkumpul hingga Selasa (22/11) pukul 17.00 WIB.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan