Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hyundai Tawarkan Ioniq 5 Bekas KTT G20 Bali ke Konsumen yang Inden
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hyundai Motor Indonesia (HMID) mengumumkan mobil listrik yang digunakan bekas KTT G20 di Bali siap dijual untuk umum.
Berdasarkan catatan selama acara G20 Summit lalu, sebanyak 44 unit Genesis G80 Special edition Long Wheelbase digunakan sebagai kendaraan kepala negara.
Kemudian sebanyak 87 unit Genesis G80 EV Standard wheelbase dan 262 unit Hyundai Ioniq 5 digunakan untuk keperluan lain seperti kendaraan pasangan kepala negara, rombongan delegasi, protokol keamanan dan tim penyelamat.
Menariknya, dari ketiga model di atas, Ioniq 5 KTT G20 ini sudah jelas nasibnya. Kendaraan listrik yang saat ini tengah populer hingga inden lebih dari setahun tersebut akan ditawarkan ke konsumen yang sudah menunggu lama.
Head of Marketing PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) AStrid A. Wijana menjelaskan alasannya.
"Kalau Ioniq 5 memang dari awal rencananya akan dijual. Ini untuk memotong antrian, kalau ada konsumen yang masih nunggu, kita tawarkan ke konsumen tersebut yang sudah inden. Kalau mau akan kita kirim, supaya tida menunggu lama," ucap Astrid yang ditemui Kamis (24/11/2022).
Artinya ada 262 unit yang ready stock di diler-diler Hyundai di beragai wilayah saat ini dan siap dibawa pulang tanpa menunggu.
Namun konsumen harus pasrah karena warna yang ditawarkan hanya hitam alias midnight black pearl serta tipe Signature Long Range yang dibanderol Rp859 juta.
Soal statusnya yang dibilang mobil bekas, Astrid mencoba menjelaskan. Pada gelaran KTT G20 lalu unit yang digunakan langsung dikirim dari pabrik.
Dokumen kepemilikan pun masih milik HMID alias unit baru. Soal dokumen kepemilikan ini tentu akan diurus nanti saat perjanjian dengan konsumen yang menginginkan unit KTT G20.
Tak Ada Diskon
Lantas tidak ada diskon? Astrid mengungkapkan saat ini pihaknya tidak memberikan harga khusus untuk unit KTT G20. Namun ia meyakinkan, konsumen mendapatkan keuntungan dari waktu tunggu yang lebih singkat serta unit yang dijamin kondisinya termasuk dengan garansi penuh khas Hyundai untuk kendaraan listriknya.
"Untuk saat ini dari potongan harga, jangan harapkan 10 persen atau 20 persen. Intinya konsumen punya kesempatan memperpendek masa tunggu. Jadi kita tawarkan ini ke konsumen yang sudah menunggu," ucap Astrid.
Keuntungan ini cukup menarik dirasakan calon konsumen Ioniq 5. Pasalnya jika melihat harga bekas yang ditawarkan di pasaran saat ini, Ioniq 5 Signature Long Range ditawarkan di angka Rp 900 juta sampai Rp 1 miliar. Sebuah tawaran yang cukup menarik.
Bagaimana dengan model Genesis yang lebih premium? Astrid mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menyimpan unit sedan premium tersebut sambil menunggu langkah selanjutnya terkait unit-unit yang sudah ada di Indonesia. Apakah akan dilelang atau dijual, Hyundai masih menyimpan rapat rencana tersebut. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2672 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1953 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun