Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dituduh Dekat dengan Israel, Anwar Ibrahim Gugat Politikus Malaysia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menggugat politikus sekaligus anggota parlemen Hassan Saad usai viral rekaman yang menyebut ia memiliki hubungan dengan pejabat Israel. Tim hukum Anwar mengajukan gugatan itu dan telah melayangkan surat ke Hassan.
Pengacara Anwar, Sankara Nair, membenarkan surat tersebut telah dikirimkan ke Hassan, demikian dikutip Malay Mail. Dalam dokumen tuntutan itu, tim Anwar mengklaim Hassan merilis klip audio di Twitter melalui akun Mohd Ropi Mat Sin.
Pengacara Anwar juga menyatakan akun Twitter dengan nama "Pemikir Malaysia" turut mengunggah klip audio itu. Unggahan ini dilihan 431.500 kali, dishare 3.300 akun dan retweet 1.400 akun.
Dalam rekaman itu, Anwar konon melakukan kontak dengan Israel atau musuh asing.
"Masya Allah Anwar Ibrahim dia ada hubungan dengan Israel, ada hubungan dengan musuh," demikian bunyi rekaman di akun @pemikirmsia
Pengacara Anwar mengatakan klip audio tersebut memuat fitnah. Mereka menekankan semua tuduhan itu tak benar dan memiliki motif jahat terhadap sang PM.
Menurut pengacara, rekaman itu telah ditautkan ke Hassan, sebagaimana foto yang dipakai sebagai gambar latar belakang. Mereka juga mengklaim anggota parlemen itu belum menyangkal tautan tersebut.
Namun, jika dia menyangkal, Anwar akan menuntut Hassan untuk melakukan serangkaian tindakan, termasuk membuat konfirmasi publik dan tertulis. Dalam keterangan publik nanti, Hassan harus mengakui pernyataan dia salah.
Lebih lanjut, tim hukum Anwar menerangkan Hassan bakal dianggap mengakui keterlibatan dia jika tak ada penolakan dalam waktu tiga hari usai menerima surat tuntutan itu. Artinya, tindakan hukum akan dilakukan terhadap Hassan.
Anwar juga menuntut Hassan segera dan secara terbuka menghapus klip audio itu tanpa syarat, membuat permintaan maaf yang dipublikasikan di media pilihan PM, membuat janji tertulis untuk tidak mengulangi tindakan tersebut. Jika Hassan tak melakukan permintaan itu, tim Anwar akan mengambil tindakan hukum.
Anwar juga meminta kompensasi atas reputasi yang terganggu dan biaya hukum yang harus ditanggung Hassan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan