Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
UMK Banyuwangi 2023 Naik 6,7 Persen Jadi Rp2,5 Juta
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Banyuwangi tahun 2023 disepakati naik menjadi Rp2,506.268, atau meningkat sebesar 7,6 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp2.314.278.
Penetapan UMK Banyuwangi 2023 tersebut atas dasar Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur Nomoer 188/860/KPTS/013/2022 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.18 tahun 2022 tentang penetapan upah minimum Tahun 2023 yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2023.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Perindustrian Banyuwangi Sulistyowati mengatakan, kenaikan UMK Banyuwangi telah menyesuaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur dan ada beberapa indiKator yang digunakan untuk menentukan besaran UMK yang diusukan.
“Indikator tersebut diantaranya perkembangan inflasi rata- rata konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi dan lonjakan harga di Banyuwangi,”ujar Sulistyowati, Sabtu (3/12/2022).
Kata dia, kenaikan UMK Banyuwangi 2023 merupakan yang tertinggi selama pandemi Covid-19. Pada 2021 tidak ada kenaikan upah, sama dengan besaran UMK 2020 yaitu Rp2.314.278. Sedangkan pada 2022 kenaikan UMK Hanya 0,63 persen sekitar Rp14.620 menjadi Rp2.314.278.
Sulityowati berharap seluruh perusahan mematuhi dan menerapkan UMK Banyuwangi 2023 tersebut. Jika tidak mampu diminta untuk mengajukan penangguhan UMK.
“Kami berharap seluruh perusahan di Banyuwangi untuk menerapkan UMK Banyuwangi 2023. Nanti akan kita monitoring. Jika tidak mampu silahkan ajukan penangguhan," pungkasnya. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan