Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Cristiano Ronaldo Terancam Larangan Main 1 Bulan di Al Nassr
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cristiano Ronaldo terancam sanksi larangan bermain selama satu bulan bersama Al Nassr. Hal itu akibat skandal pemalsuan laporan keuangan yang menjerat klub lamanya, Juventus.
Juventus yang sempat dibela Cristiano Ronaldo dari 2018 hingga 2021 sebelum pindah ke Manchester United, tengah jadi sorotan usai dinyatakan bersalah dalam skandal yang dinamakan "Plusvalenze Gate".
Juventus resmi dijatuhi hukuman pengurangan 15 poin oleh oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) setelah dinyatakan bersalah atas manipulasi laporan keuangan termasuk perihal nominal transfer pemain.
Anggota dewan klub, termasuk presiden Andrea Agnelli dan wakil presiden Pavel Nedved, telah mengundurkan diri, sementara mantan direktur olahraga mereka yang saat ini memimpin Tottenham Hotspur, Fabio Paratici menerima larangan berkecimpung di sepak bola selama 2,5 tahun.
Beberapa laporan muncul yang mengindikasikan bahwa pemain yang namanya terlibat dalam skandal itu juga bisa diskors.
Cristiano Ronaldo dan 22 pemain lainnya dapat menerima larangan satu bulan yang bisa dijatuhkan terlepas saat ini mereka masih atau sudah tidak berseragam Juventus, sebagaimana laporan Marca yang dikutip pada Jumat (27/1/2023).
Andai ancaman skors terhadap para pemain tersebut terjadi, maka Cristiano Ronaldo idak akan bisa tampil untuk klub barunya, Al Nassr, dan harus absen selama satu bulan.
Hal itu jelas jadi kabar buruk bagi Al Nassr yang sudah merogoh kocek besar untuk memboyong Ronaldo ke Tanah Arab.
Al Nassr memang mendapatkan Ronaldo secara gratis dengan status bebas transfer usai sang pemain diputus kontrak oleh Manchester United. Namun, mereka harus mengeluarkan gaji 200 juta euro atau sekitar Rp3,3 triliun per musim.
Pemain Sudah Bersaksi
Salah satu mantan pemain Juventus, Paulo Dybala sudah buka suara terkait skandal Juventus. Dia mengakui ada kejanggalan terutama ketika klub menawarkan opsi pemotongan gaji di tengah pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan Dybala tahun lalu. Striker asal Argentina tersebut, saat ini sudah hengkang dari Juventus untuk bergabung dengan AS Roma sejak awal musim ini.
"Itu adalah momen yang membingungkan," kata Paulo Dybala.
"Saya ingat kami sepakat untuk memutuskan apakah akan menerima atau tidak, semuanya bersama-sama. Semua orang mengira kami tidak akan dibayar selama empat bulan; tidak ada yang tahu kami masih akan menerima uang selama tiga bulan."
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan