Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Sebelum Kecelakaan, Remaja Bawa Mobil Dinas Kena Gerebek
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Remaja yang mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil dinas Kasubbag Rumah Tangga dan Aset Sekretariat DPRD Provinsi Jambi Kadarisna mengaku digerebek warga saat sedang "pacaran".
Penggerebekan ini membuat remaja berinisial MSA (17) panik dan menancap pedal gas yang berujung kecelakaan di Paal Merah, Kota Jambi, pada Jumat (2/2). Mobil yang dikendarainya menabrak pohon dan trotoar.
Toyota Camry itu melaju ke arah simpang Tugu Adipura. Namun, saat berada di dekat Rumah Sakit Siloam, mobil tersebut kehilangan kendali, lalu menabrak tiang reklame dan Toyota Calya BH 3056 XX.
MSA berada dalam mobil bersama seorang perempuan berinisial TA (16). Menurut kesaksian warga, penumpang perempuan tersebut ditemukan dalam keadaan tanpa busana. Ia yang mengalami patah kaki langsung dibawa ke rumah sakit.
Advertisement
"Keterangan dari remaja ini, memang dia digerebek. Mereka pacaran di dalam mobil," ujar Kapolresta Jambi, Kombes Eko Wahyudi, Sabtu (4/2) siang.
Eko menjelaskan hingga saat ini polisi belum mengetahui warga yang melakukan penggerebekan. Penelusuran tim kepolisian pada rekaman CCTV tidak menemukan adegan tersebut.
"Kita masih menyelidiki. Yang menggerebek itu belum dapat orangnya. Kita cek CCTV di sekitar lokasi, tidak ada. Kemudian kondisinya gelap, penerangannya minim," kata Eko.
Mobil dinas tersebut kini ditahan Subnit Gakkum Sat Lantas Polresta Jambi. Padahal, mobil ini sebelumnya masuk dalam proses pelelangan.
"Ditahan di Polresta Jambi, masih dalam proses penyelidikan. Si anak (pengemudi) juga tidak mempunyai SIM," tuturnya.
Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan urine kepada dua remaja itu. Hasilnya tidak menunjukkan adanya penggunaan narkoba oleh kedua remaja ini.
Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto menyesali kejadian tersebut. Atas kejadian ini Edi meminta Kadarisna bertanggung jawab dan harus dinonaktifkan.
"Sebagai bentuk tanggung jawab saya minta ASN tersebut diberi sanksi tegas atau dinonaktifkan," katanya pada Jumat (3/2).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4475 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2285 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1831 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1576 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1022 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun