Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Cina Beri Ancaman Usai AS Tembak Jatuh 'Balon Udara Mata-Mata'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cina ancam akan berikan respons setelah Amerika Serikat (AS) menembak jatuh balon udaranya pada Sabtu (4/2). Sebelumnya, militer AS menembak jatuh balon udara milik Cina yang diduga mata-mata. Balon tersebut ditembak di lepas pantai Carolina setelah melintasi situs militer yang sensitif di seluruh Amerika Utara.
Balon udara ini disebut memasuki zona pertahanan udara AS di utara Kepulauan Aleutian pada 28 Januari dan bergerak melintasi daratan wilayah Alaska dan kemudian ke wilayah udara Kanada di Wilayah Barat Laut. Balon kemudian ini menyeberang kembali ke wilayah AS melalui Idaho utara pada Selasa (1/2).
Perintah penembakan datang langsung dari Presiden AS Joe Biden pada Rabu (2/2). Seorang pejabat AS menyebut penembakan balon udara perlu dilakukan saat balon tersebut berada di atas wilayah perairan. Menurutnya, menjatuhkannya di darat dari ketinggian 18 ribu meter akan menimbulkan risiko bagi orang-orang di darat.
Cina merespons tindakan AS tersebut dengan menyebut pihaknya berhak untuk "mengambil tindakan lebih lanjut" dan mengkritik AS karena "reaksi berlebihan yang jelas dan pelanggaran serius terhadap praktik internasional."
Dalam pernyataannya pada Minggu (5/2), Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan "Cina akan dengan tegas menegakkan hak dan kepentingan perusahaan yang relevan, dan pada saat yang sama berhak untuk mengambil tindakan lebih lanjut sebagai tanggapan."
Dilansir dari AP News, kehadiran balon udara di langit AS ini semakin memperburuk hubungan AS-Cina yang sudah tegang selama bertahun-tahun. Hal ini bahkan membuat Menteri Luar Negeri Antony Blinken tiba-tiba membatalkan perjalanan ke Beijing yang bertujuan meredakan ketegangan.
"Mereka (militer AS) berhasil menjatuhkannya dan saya ingin memuji pilot kami yang melakukannya," kata Biden setelah turun dari Air Force One dalam perjalanan ke Camp David.
Sebagai informasi, bola putih besar itu terlihat pada Sabtu (4/2) pagi waktu setempat di atas Carolina saat mendekati pantai Atlantik. Kemudian, sekitar pukul 14:39 EST (02:39 WIB), sebuah jet tempur F-22 menembakkan rudal ke balon yang berada sekitar 6 mil laut lepas pantai dekat Pantai Myrtle, Carolina Selatan.
Puing-puing itu jatuh ke air dari ketinggian 14 ribu meter dan menyebar dalam radius 11 kilometer. Kini operasi lanjutan tengah dilakukan oleh pemerintah AS, dan sebuah kapal tengah diluncurkan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4475 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2284 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1822 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1576 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1021 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun