Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korban Tewas Gempa Turki Catat 22 Ribu, Erdogan Ungkap Hambatan Proses Penyelamatan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hingga Jumat (10/2/2023), data korban jiwa akibat gempa Turki telah menembus 22 ribu.
Secara rinci, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan 18.991 orang telah tewas di Turki. Untuk Suriah, jumlah telah menembus 3.377 jiwa.
Meski begitu, ada beberapa peristiwa ajaib yang terjadi saat evakuasi. Di kota Antakya, Turki, penyelamat menarik Yusuf Huseyin yang berusia 18 bulan dari puing-puing, yang bertahan selama 105 jam di balik reruntuhan.
Zeynep Ela Parlak yang berusia tiga tahun juga diselamatkan di Antakya pada hari ini. Sementara di Provinsi Adiyaman, tim penyelamat menyelamatkan Eyup Ak yang berusia 60 tahun, dan di Gaziantep, dua orang ditarik keluar hidup-hidup termasuk seorang anak yang usianya tidak diketahui.
"Setengah jam yang lalu, kami berhasil menyelamatkan dua orang yang masih hidup dari puing-puing," ujar dinas pemadam kebakaran Ceko dan tim mereka di Adiyaman seperti dikutip AFP.
Baca juga:
47 Personel Tim INASAR Dikerahkan ke Turki
Penyelamat sendiri diketahui terus berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan korban. Pasalnya, saat ini musim dingin menambah berat proses tersebut.
Menurut ahli kegempaan, Ovgun Ahmet Ercan, gempa kali ini berpotensi menimbulkan korban jiwa yang jauh lebih besar lagi. Ia bahkan mengestimasi ada 180 ribu warga yang tertimbun dalam reruntuhan.
Sementara itu, Erdogan telah mengakui bahwa pihaknya pemerintah mengalami hambatan. Diketahui, ia sebelumnya mendapatkan kemarahan warga yang menyebut proses penyelamatan sangat lamban.
"Terlalu banyak gedung yang hancur," paparnya dalam sebuah pernyataan pers.
"Kami mengakui upaya penyelamatan gempa Turki tidak secepat yang diharapkan," tambahnya.
Gempa dengan M 7,8 mengguncang Turki dan Suriah pada Senin pukul 4 dini hari. Gempa tersebut terjadi 23 kilometer timur Nurdagi, di provinsi Gaziantep Turki, pada kedalaman 24,1 kilometer.
Pusat gempa tersebut dideteksi berada di darat. Bahkan, hanya sekitar 30 km dari kota Gaziantep yang memiliki populasi hingga 2 juta orang. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan