Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
TikToker Ditangkap Usai Sebut Pawai MTQ Mirip Topeng Monyet
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang TikToker bernama Fahrozi Anggina Harahap warga Jalan Imam Bonjol Gg Alim, Kota Padangsidimpuan, Sumut ditangkap dan harus berurusan dengan polisi. Pasalnya remaja berusia 20 tahun ini menghina pawai MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) mirip topeng monyet Thailand.
Kejadian berawal saat Fahrozi melakukan siaran langsung TikTok di akun @ROZIPOPO.HRP. Ia merekam pawai MTQ di Kota Padangsidimpuan melalui kamera ponselnya.
Saat itu ia seolah-olah mengaku sedang berada di Thailand. Namun, Fahrozi malah menyebut rombongan pawai MTQ tersebut mirip aksi topeng monyet di Thailand.
"Aku enggak sengaja tadi jalan-jalan ke Thailand ini aku nonton topeng monyet tuh," kata Fahrozi.
Tak hanya itu, Fahrozi mengatakan jika pawai 'topeng monyet' tersebut ramai penonton. Fahrozi merekam pawai MTQ itu untuk mendapatkan hadiah dari penonton siaran langsung TikTok nya.
"Wah lucu banget kan di Thailand ada ada topeng monyet, wah ramai banget yang nonton ayo buruan join live aku sekarang," ucapnya.
Bukan hadiah yang didapatkan, tingkah Fahrozi langsung menuai cibiran. Bahkan orang tua dari rombongan remaja pawai MTQ yang mengetahui hinaan tersebut merasa tersinggung.
Mereka pun melaporkan Fahrozi ke Polres Padangsidimpuan. Akhirnya remaja itu ditangkap aparat kepolisian dari rumahnya.
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Maria Marpaung menjelaskan Fahrozi dijemput untuk diklarifikasi. Kasus itupun diselesaikan dengan cara mediasi.
"Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan sehubungan terjadinya penghinaan yang dilakukan oleh yang bersangkutan," katanya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (5/3).
Menurut AKP Maria, TikToker tersebut juga menyatakan permintaan maaf yang kemudian juga diunggah di akun TikTok-nya. Fahrozi berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.
"Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut serta bersedia mengklarifikasi tentang konten yang sempat di-posting di Akun Tiktok nya. Mediasi itu juga turut serta didampingi kepala sekolah dan perwakilan orang tua para murid sekolah," bebernya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan