Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
TikToker Ditangkap Usai Sebut Pawai MTQ Mirip Topeng Monyet
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang TikToker bernama Fahrozi Anggina Harahap warga Jalan Imam Bonjol Gg Alim, Kota Padangsidimpuan, Sumut ditangkap dan harus berurusan dengan polisi. Pasalnya remaja berusia 20 tahun ini menghina pawai MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) mirip topeng monyet Thailand.
Kejadian berawal saat Fahrozi melakukan siaran langsung TikTok di akun @ROZIPOPO.HRP. Ia merekam pawai MTQ di Kota Padangsidimpuan melalui kamera ponselnya.
Saat itu ia seolah-olah mengaku sedang berada di Thailand. Namun, Fahrozi malah menyebut rombongan pawai MTQ tersebut mirip aksi topeng monyet di Thailand.
"Aku enggak sengaja tadi jalan-jalan ke Thailand ini aku nonton topeng monyet tuh," kata Fahrozi.
Tak hanya itu, Fahrozi mengatakan jika pawai 'topeng monyet' tersebut ramai penonton. Fahrozi merekam pawai MTQ itu untuk mendapatkan hadiah dari penonton siaran langsung TikTok nya.
"Wah lucu banget kan di Thailand ada ada topeng monyet, wah ramai banget yang nonton ayo buruan join live aku sekarang," ucapnya.
Bukan hadiah yang didapatkan, tingkah Fahrozi langsung menuai cibiran. Bahkan orang tua dari rombongan remaja pawai MTQ yang mengetahui hinaan tersebut merasa tersinggung.
Mereka pun melaporkan Fahrozi ke Polres Padangsidimpuan. Akhirnya remaja itu ditangkap aparat kepolisian dari rumahnya.
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Maria Marpaung menjelaskan Fahrozi dijemput untuk diklarifikasi. Kasus itupun diselesaikan dengan cara mediasi.
"Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan sehubungan terjadinya penghinaan yang dilakukan oleh yang bersangkutan," katanya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (5/3).
Menurut AKP Maria, TikToker tersebut juga menyatakan permintaan maaf yang kemudian juga diunggah di akun TikTok-nya. Fahrozi berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.
"Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut serta bersedia mengklarifikasi tentang konten yang sempat di-posting di Akun Tiktok nya. Mediasi itu juga turut serta didampingi kepala sekolah dan perwakilan orang tua para murid sekolah," bebernya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2730 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2024 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1958 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1798 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun