Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Kemiskinan Ekstrem Turun Setelah Verivali Dinas Sosial Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng yang dikomandoi oleh Pj. Bupati Buleleng bersama Dinas Dinas Sosial terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Buleleng.
Dari data jumlah penduduk ekstrem awal tahun 2023 sesuai SK Bupati sebanyak 5.314 kepala keluarga (KK) kini menjadi 349 KK. Penurunan drastis ini berkat sinergi dan komitmen semua pihak dalam melakukan verifikasi dan validasi data by name by addres di lapangan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (8/3).
Lebih lanjut ujar Kadis Kariaman, dari hasil verivali di lapangan ditemukan kategori fakir miskin 4.379 KK, kategori mampu 481 KK, meninggal 19 KK, tidak ditemukan 85 KK dan ganda 1 KK, sehingga tercatat data kemiskinan ekstrem 349 KK.
”Kami turunkan tim di setiap desa dan kelurahan secara door to door di wilayah Kabupaten Buleleng bersama pendamping PKH sebanyak 83 orang, koordinator kecamatan dan kabupaten serta staf Dinas Sosial bahkan bapak Sekda ikut turun juga. Hasilnya diketemukan kategori di luar kemiskinan ekstrem,” ungkapnya.
Diterangkan oleh Kadis Kariaman, verivali kemiskinan ekstrem ini bertujuan agar program bantuan yang diturunkan pemerintah sesuai dengan kriteria tepat sasaran dan berkeadilan.
”Hasil pemotretan langsung oleh tim untuk mengetahui tingkat kelayakan segi pendapatan, pendidikan, kelayakan rumahnya, sanitasinya, program bantuan yang didapat, anak-anaknya kondisinya bagaimana, datanya lengkap NIK, KK, lokasi dan poto rumahnya lengkap,” jelasnya.
Hasil verivali ini,terang mantan Sekretaris Dinas Arsip ini diiput pada google form berdasarkan pemotretan tenaga pendamping di lapangan, untuk mendapat rekomendasi program sesuai kriteria agar bangkit dari kemiskinan ekstrem kekeluarga sejahtera.
”Salah satu contoh rumahnya betul-betul tidak layak, maka direkomendasikan mendapat program rumah sejahtera terpadu. Contoh lain sanitasinya dibantu, pangannya dibantu, kesehatannya dibantu atau pendidikannya, sehingga seiring waktu berjalan keluarga tersebut dikategori sejahtera,” harapnya.
Dari data yang telah diketemukan papar Kadis Kariaman, akan dieksekusi oleh Dinas terkait, sehingga harapan pimpinan 6 bulan ke depan jumlah angka kemiskinan menjadi nol, artinya sudah diberi program sesuai kriteria, sehingga kategori kemiskinan ekstrem berubah meningkat menjadi sejahtera atau di atas fakir miskin.
”Tim dari masing-masing dinas terkait memprogramkan bantuan-bantuan sesuai kriteria, yang diakomodir oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Buleleng,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6980 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3517 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan