Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
AS-Korsel Latihan Militer Besar-Besaran, Masa Bodoh Rudal Korut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat dan Korea Selatan menggelar latihan militer terbesar dalam lima tahun terakhir pada hari ini, Senin (13/3), walau Korea Utara terus meluncurkan rudal sebagai tanda protes.
Latihan bertajuk Freedom Shield itu akan berlangsung selama 10 hari mulai hari ini. Kedua negara mengklaim latihan itu akan fokus pada situasi keamanan yang berubah seiring dengan ancaman Pyongyang.
"Latihan Freedom Shield (FS) berbasis simulasi komputer dimulai selama 11 hari di bawah skenario 'realistis' yang mencerminkan ancaman nuklir dan rudal Korea Utara yang terus berkembang," demikian pernyataan pejabat Korsel yang dikutip The Korea Times.
Freedom Shield (FS) bakal digelar tanpa jeda akhir pekan. Selama 10 hari, kedua negara akan menggunakan prosedur perang guna menangkal potensi serangan Korut.
"Latihan gabungan itu bersifat defensif berdasarkan rencana operasional gabungan yang dirancang untuk mempertahankan Korea Selatan dari potensi agresi Korea Utara," demikian pernyataan Kepala Staf Gabungan Korsel yang dilansir AFP.
Secara keseluruhan, kedua negara juga bakal melakukan sekitar 20 latihan lapangan yang mencakup penggunaan amfibi Ssangyong alias Warrior Shield.
Para pejabat memprediksi militer AS bakal mengirim kapal induk USS Nimitz bertenaga nuklir akhir bulan ini untuk latihan maritim gabungan dengan Angkatan Laut Korsel sehubungan dengan FS.
Latihan musim semi itu sendiri sudah berlangsung pada Senin dini hari, usai Korut menembakkan dua rudal jelajah strategis dari sebuah kapal selam pada Minggu (12/3).
Militer Korsel mendeteksi rudal itu diluncurkan dari perairan dekat Kota Sinpo, Korut.
Korut sudah kerap meluncurkan rudal sejak beberapa waktu sebelumnya. Pada 9 Maret, Korut menembak rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Kuning.
Pada Februari, mereka juga meluncurkan rudal beberapa kali, saat Korsel dan AS latihan militer bersama.
Korut memang kerap murka jika kedua negara itu menggelar latihan militer. Menurut rezim Kim Jong Un, aksi itu sama dengan persiapan untuk menginvasi negaranya.
Korut pun bersumpah siap perang jika AS berani menembak jatuh rudal uji coba mereka.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan