Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 24 Juli 2026
TikToker Bima Dilaporkan Polisi, Keluarga Siapkan Kuasa Hukum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pihak keluarga mengatakan siap atas konsekuensi konten viral yang dibuat TikToker Bima Yudha, termasuk menyiapkan kuasa hukum bila perkara ini berlanjut ke meja hijau.
Bima yang ramai dibicarakan belakangan ini mengunggah konten berjudul 'Alasan Kenapa Lampung Gak Maju-Maju di akun TikTok @awbimaxreborn. Unggahan ini viral lantaran menyindir sejumlah sektor di Provinsi Lampung, di antaranya infrastruktur, proyek Kota Baru, pendidikan tata kelola, birokrasi dan pertanian.
Dalam konten itu Bima juga menyindir jalan di Lampung banyak yang rusak dan Kota Baru disebut mangkrak sejak lama.
Bima juga sempat menggunakan kata 'Dajjal' saat menyebut provinsi Lampung tempat dirinya berasal.
Seorang warga bernama Ginda Asori melaporkan Bima ke Polda Lampung terkait pelanggaran Undang-Undang ITE usai konten itu viral.
Ginda mengatakan konten itu hoaks dan menyoroti istilah 'Dajjal'.
Juru bicara pihak keluarga Bima, Bambang Kuncoro, menyampaikan terkejut konten itu begitu viral dan mendapat atensi dari berbagai pihak.
Menurut Bambang sudah banyak konten kreator dan media mainstream yang menginformasikan hancurkan infrastruktur di Lampung.
Bambang yang merupakan paman Bima menyampaikan pihak keluarga tak ingin masalah ini berlarut-larut tetapi siap atas konsekuensi viralnya konten Bima, termasuk mendampingi bila permasalahan ini dibawa ke jalur hukum.
"Keluarga kami taat hukum, jadi kami akan ikuti sesuai aturan yang berlaku, dan kalau dalam waktu dekat ada surat pemanggilan, secepatnya keluarga akan siapkan kuasa hukum," kata Bambang diberitakan Antara, Minggu (16/4).
Pihak LBH Bandar Lampung sebelumnya menyatakan siap memberi pendampingan hukum bagi Bima. Aliansi Jurnalis Independen Bandar Lampung mengatakan pelaporan Bima melanggar kebebasan berekspresi dan berpendapat dalam demokrasi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3807 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1474 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1462 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1411 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1311 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun