Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
TikToker Bima Dilaporkan Polisi, Keluarga Siapkan Kuasa Hukum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pihak keluarga mengatakan siap atas konsekuensi konten viral yang dibuat TikToker Bima Yudha, termasuk menyiapkan kuasa hukum bila perkara ini berlanjut ke meja hijau.
Bima yang ramai dibicarakan belakangan ini mengunggah konten berjudul 'Alasan Kenapa Lampung Gak Maju-Maju di akun TikTok @awbimaxreborn. Unggahan ini viral lantaran menyindir sejumlah sektor di Provinsi Lampung, di antaranya infrastruktur, proyek Kota Baru, pendidikan tata kelola, birokrasi dan pertanian.
Dalam konten itu Bima juga menyindir jalan di Lampung banyak yang rusak dan Kota Baru disebut mangkrak sejak lama.
Bima juga sempat menggunakan kata 'Dajjal' saat menyebut provinsi Lampung tempat dirinya berasal.
Seorang warga bernama Ginda Asori melaporkan Bima ke Polda Lampung terkait pelanggaran Undang-Undang ITE usai konten itu viral.
Ginda mengatakan konten itu hoaks dan menyoroti istilah 'Dajjal'.
Juru bicara pihak keluarga Bima, Bambang Kuncoro, menyampaikan terkejut konten itu begitu viral dan mendapat atensi dari berbagai pihak.
Menurut Bambang sudah banyak konten kreator dan media mainstream yang menginformasikan hancurkan infrastruktur di Lampung.
Bambang yang merupakan paman Bima menyampaikan pihak keluarga tak ingin masalah ini berlarut-larut tetapi siap atas konsekuensi viralnya konten Bima, termasuk mendampingi bila permasalahan ini dibawa ke jalur hukum.
"Keluarga kami taat hukum, jadi kami akan ikuti sesuai aturan yang berlaku, dan kalau dalam waktu dekat ada surat pemanggilan, secepatnya keluarga akan siapkan kuasa hukum," kata Bambang diberitakan Antara, Minggu (16/4).
Pihak LBH Bandar Lampung sebelumnya menyatakan siap memberi pendampingan hukum bagi Bima. Aliansi Jurnalis Independen Bandar Lampung mengatakan pelaporan Bima melanggar kebebasan berekspresi dan berpendapat dalam demokrasi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan