Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pesan Lebaran Pemimpin Taliban: Warga Afghanistan Hidup Dalam Terang
beritabali.com/cnnindonesia.com/Pesan Lebaran Pemimpin Taliban: Warga Afghanistan Hidup Dalam Terang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Taliban memuji berbagai perubahan yang terjadi di Afghanistan, setelah kelompok radikal itu kembali menguasai negara tersebut pasca-perang dua dekade. Pernyataan Hibatullah Akhundzada ini disampaikan beberapa hari jelang Hari Raya Idulfitri, menggunakan lima bahasa: Arab, Dari, Inggris, Pashto dan Urdu.
Menurutnya, Taliban telah mengambil langkah-langkah reformasi yang signifikan di sektor budaya, pendidikan, ekonomi, media, dan bidang lainnya.
"Dampak intelektual dan moral yang buruk akan segera berakhir," kata Akhundzada dikutip dari Associated Press.
Dia juga memuji warga Afghanistan yang kini 'hidup dalam terang' Syariah atau hukum Islam.
Ia mengklaim kebijakan-kebijakan Taliban sejauh ini akan membawa Afghanistan kepada kesejahteraan dunia dan akhirat, kesuksesan, serta keselamatan masyarakat.
Akhundzada adalah seorang cendekiawan Islam yang jarang muncul di depan publik. Selama ini ia memilih tinggal di Provinsi Kandahar, bersama para ulama lainnya.
Beberapa bulan terakhir, perannya di Taliban semakin kuat terutama dalam mengarahkan kebijakan di dalam negeri Afghanistan.
Di antaranya melarang pendidikan bagi anak perempuan setelah kelas enam sekolah dasar dan melarang perempuan Afghanistan bekerja di organisasi non-pemerintah.
Taliban juga melarang perempuan berada di ruang publik seperti taman dan pusat kebugaran, serta menekan kebebasan pers.
Berbeda dari janji awal pemerintahan yang lebih moderat, Taliban justru telah melakukan berbagai tindakan kekerasan sejak merebut Afghanistan pada Agustus 2021, saat pasukan Amerika Serikat dan NATO menarik diri.
Langkah-langkah ini memicu kritik keras dari masyarakat internasional.
Namun Akhundzada terus mengulangi seruannya kepada negara lain untuk berhenti mencampuri urusan dalam negeri Afghanistan, dan meminta warganya untuk tidak bergantung pada negara lain.
Dia menekankan bahwa tujuan utama perjuangan Taliban adalah menerapkan hukum Islam di Afghanistan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan