Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
DPRD Tabanan Harapkan Ada Pembangunan Sekolah Baru di Kecamatan Kediri
BERITABALI.COM, TABANAN.
Meskipun jumlah bangku sekolah di Kabupaten Tabanan memadai untuk menampung lulusan siswa dari berbagai jenjang, namun di beberapa kawasan masih ditemukan adanya kawasan yang berstatus blank spot zonasi untuk PPDB SMA.
Untuk itu, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana menyatakan kondisi ini menjadi perhatian DPRD Tabanan dan statusnya adalah kebutuhan yang mendesak sehingga di Kabupaten Kabupaten Tabanan harus dibangun minimal dua sekolah lagi, yakni sekolah SMA dan SMK.
"Sehingga kawasan yang tidak terakomodasi oleh sistem zonasi saat PPDB jalur zonasi untuk SMA bisa teratasi dan permasalahan klasik siswa tidak bisa sekolah karena sekolah jauh dan tidak punya motor bisa teratasi. Ini berkaca pada kondisi tahun 2022 lalu, banyak lulusan SMP yang tidak susah mencari sekolah karena terpentok sistem zonasi," jelasnya beberapa waktu lalu.
Adapun kawasan yang saat ini tidak terakomodasi dari sistem zonasi di Tabanan, adalah Desa Nyanyi, Beraban, Pejaten dan Belalang, semuanya dikatakan Wastana berada di Kecamatan Kediri. Sehingga layaknya sekolah baru ini dibangun di Kecamatan Kediri.
Selain memang kawasan Blank Spot sistem zonasi pendidikan adadi Kecamatan Kediri, hal lain yang mendukung sekolah baru tersebut di bangun di kecamatan Kediri karena di kawasan tersebut masih ada beberapa aset milik Pemkab yang belum dimanfaatkan. Sehingga masalah lahan sudah bisa diatasi.
Untuk permasalahan lahan tersebut, Wastana mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dan mengajukan pe rmphonan kepada Bappeda Provinsi agar bisa membangun sekolah baru di kecamatan Kediri, atau berdekatan dengan museum Subak. Karena di kawasan tersebut masih ada aset daerah baik itu aset milik Pemkab dan milik Provinsi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Tetapi pihak Provinsi Bali saat itu meminta untuk dilakukan kajian dan pendataan. Berapa jumlah angkatan lulusan SMP di Tabanan setiap tahunnya. Kemudian berapa daya tampung di SMA termasuk jumlah sekolahnya," ungkapnya.
Karena diminta untuk melakukan kajian tersebut, maka DPRD Tabanan dikatakannya sudah meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan untuk melakukan pendataan dan Kajian bersama sehingga proses pembangunan bisa segera terealisasi.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Tabanan
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun