Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
DPRD Tabanan Harapkan Ada Pembangunan Sekolah Baru di Kecamatan Kediri
BERITABALI.COM, TABANAN.
Meskipun jumlah bangku sekolah di Kabupaten Tabanan memadai untuk menampung lulusan siswa dari berbagai jenjang, namun di beberapa kawasan masih ditemukan adanya kawasan yang berstatus blank spot zonasi untuk PPDB SMA.
Untuk itu, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana menyatakan kondisi ini menjadi perhatian DPRD Tabanan dan statusnya adalah kebutuhan yang mendesak sehingga di Kabupaten Kabupaten Tabanan harus dibangun minimal dua sekolah lagi, yakni sekolah SMA dan SMK.
"Sehingga kawasan yang tidak terakomodasi oleh sistem zonasi saat PPDB jalur zonasi untuk SMA bisa teratasi dan permasalahan klasik siswa tidak bisa sekolah karena sekolah jauh dan tidak punya motor bisa teratasi. Ini berkaca pada kondisi tahun 2022 lalu, banyak lulusan SMP yang tidak susah mencari sekolah karena terpentok sistem zonasi," jelasnya beberapa waktu lalu.
Adapun kawasan yang saat ini tidak terakomodasi dari sistem zonasi di Tabanan, adalah Desa Nyanyi, Beraban, Pejaten dan Belalang, semuanya dikatakan Wastana berada di Kecamatan Kediri. Sehingga layaknya sekolah baru ini dibangun di Kecamatan Kediri.
Selain memang kawasan Blank Spot sistem zonasi pendidikan adadi Kecamatan Kediri, hal lain yang mendukung sekolah baru tersebut di bangun di kecamatan Kediri karena di kawasan tersebut masih ada beberapa aset milik Pemkab yang belum dimanfaatkan. Sehingga masalah lahan sudah bisa diatasi.
Untuk permasalahan lahan tersebut, Wastana mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dan mengajukan pe rmphonan kepada Bappeda Provinsi agar bisa membangun sekolah baru di kecamatan Kediri, atau berdekatan dengan museum Subak. Karena di kawasan tersebut masih ada aset daerah baik itu aset milik Pemkab dan milik Provinsi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Tetapi pihak Provinsi Bali saat itu meminta untuk dilakukan kajian dan pendataan. Berapa jumlah angkatan lulusan SMP di Tabanan setiap tahunnya. Kemudian berapa daya tampung di SMA termasuk jumlah sekolahnya," ungkapnya.
Karena diminta untuk melakukan kajian tersebut, maka DPRD Tabanan dikatakannya sudah meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan untuk melakukan pendataan dan Kajian bersama sehingga proses pembangunan bisa segera terealisasi.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Tabanan
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2607 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan