Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tentara Wagner Dilaporkan Angkat Kaki dari Selatan Rusia Usai Berontak
beritabali.com/cnnindonesia.com/Tentara Wagner Dilaporkan Angkat Kaki dari Selatan Rusia Usai Berontak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tentara Wagner Group dilaporkan telah meninggalkan wilayah Voronezh selatan Rusia pada Minggu (25/6) setelah sempat menyerbu markas militer di Rostov kemarin.
Gubernur Voronezh, Alexander Gusev, mengatakan pasukan Wagner telah meninggalkan wilayah itu setelah sempat melancarkan pemberontakan dramatis untuk menjatuhkan petinggi Rusia dan berencana menyerbu Moskow.
"Pergerakan unit Wagner melalui wilayah Voronezh telah berakhir. (Penarikan pasukan) berjalan normal dan tanpa insiden," kata Gusev seperti dikutip AFP.
Bos Wagner Group, Yevgeny Prigozhin sempat mengerahkan pasukannya menduduki markas militer Rusia di Rostov dan mengirim tentara menuju Moskow untuk menggulingkan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu.
Ia mengklaim berhasil menguasai fasilitas militer dan lapangan terbang di Rostov-on-Don, Rusia, pada Sabtu (24/6) pukul 07.30 waktu setempat.
"Ini bukan kudeta militer, tapi pawai keadilan," ujar Prigozhin dikutip dari Associated Press.
Namun, Prigozhin mengatakan menarik mundur pasukan tentara bayarannya demi menghindari pertumpahan darah di Moskow, Rusia. Belakangan, diketahui Prigozhin menarik pasukannya setelah bernegosiasi dengan Moskow.
"Kami menarik barisan kami dan kembali ke kamp lapangan," katanya, Sabtu (24/6) waktu setempat, dilansir AFP.
"[Kami] paham pentingnya momen itu dan tidak ingin menumpahkan darah Rusia," lanjutnya.
Presiden Vladimir Putin pun menyebut pemberontakan Wagner Group ini sebagai "ancaman mematikan" Rusia dan mendesak negaranya untuk bersatu.
Ia juga mencap tindakan Wagner ini sebagai pengkhianatan dan sempat bersumpah akan menjatuhkan "hukuman yang tak terhindarkan".
Namun, Kremlin menegaskan mencabut segala tuntutan kriminal terhadap Prigozhin dan tentaranya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan