Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Moeldoko Akui 2 Kali ke Al-Zaytun: Norma Kebangsaan Berjalan di Sana
beritabali.com/cnnindonesia.com/Moeldoko Akui 2 Kali ke Al-Zaytun: Norma Kebangsaan Berjalan di Sana
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengakui punya hubungan dengan Pondok Pesantren Al-Zaytun. Ia merasa tak ada masalah dengan hal itu. Dia menjelaskan pernah dua kali mengunjungi Pondok Pesantren Al-Zaytun. Kunjungan pertama saat ia masih menjabat Pangdam Siliwangi.
Ia juga pernah mengunjungi Ponpes Al-Zaytun saat menjabat KSP. Menurut Moeldoko, ia menghadiri undangan dari ponpes itu untuk bicara kebangsaan.
"Ya kan kita enggak ngerti apa yang terjadi secara utuh di dalam, tetapi yang saya lihat bahwa norma-norma kebangsaan berjalan di sana. Indonesia raya dinyanyikan," ucapnya saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/6).
Moeldoko mengatakan juga pernah berkomunikasi dengan Panji Gumilang, pimpinan Ponpes Al-Zaytun. Namun, ia berkata hubungan hanya sebagai undangan.
Lebih lanjut, Moeldoko mendorong lembaga terkait untuk mendalami kabar Ponpes Al-Zaytun menyebarkan ajaran menyimpang. Moeldoko berkata kehadirannya di sana belum bisa menyimpulkan apa pun tentang ponpes itu.
"Ini enggak boleh berlarut. Karena apa? Karena kan ada ribuan anak yang dididik di sana. Kalau enggak, gelisah kan itu anak-anak di sana," kata Moeldoko.
Moeldoko kemudian membantah kabar dirinya menjadi beking Pondok Pesantren Al-Zaytun yang diduga memberikan ajaran menyimpang.
"Emang gue preman apa jadi beking? Itu yang ngomong itu suruh sekolah lagi," kata Moeldoko
Sebelumnya, beredar kabar Ponpes Al-Zaytun yang diduga menyebarkan ajaran menyimpang dibekingi istana. Isu itu pun telah dibantah oleh Presiden Jokowi. Dia memastikan tak ada kaitan istana dengan Ponpes Al-Zaytun. Jokowi pun membantah keterlibatan Moeldoko dengan ponpes itu.
"Saya dong istana? Ndaklah, ndak, ndak, ndak," ucap Jokowi di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (26/6).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan