Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Desa Kerta Gianyar Kembangkan Potensi Alam Berupa Bumi Perkemahan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar mengembangkan bumi perkemahan Pucak Sari Kerta. Dalam pengelolaan, bekerja sama dengan desa adat Pilan. Bumi perkemahan itu didukung dengan kelestarian alamnya.
Perbekel Desa, Kerta Payangan, I Made Gunawan, menyatakan Desa Kerta memiliki potensi pariwisata yang terbagi menjadi 4 bagian. Yakni potensi sumber daya alam, pertanian agrowisata, budaya dan aktivitas.
"Untuk aktivitas kami ada bumi perkemahan dan sport center. Untuk alam, kami tata air terjun dan hutan adat yang dijadikan kebun raya," jelasnya.
Selain itu, ada penataan jembatan kuning yang dipadu dengan cerita Ramayana. "Kami pajang patung tokoh Ramayana. Dengan begitu kami bisa cerita ke pengunjung mengenai tokoh Ramayana. Itu jadi edukasi pendidikan juga," jelasnya.
Dari potensi yang ada, kini yang berkembang adalah bumi perkemahan. Pihak desa menggelontorkan anggaran desa mencapai Rp300-an juta. Kini tengah dikembangkan hingga total anggaran desa yang digelontorkan Rp 450 juta. Pengembangan berupa toilet karena permintaan Pramuka.
Lebih lanjut dikatakan, bumi kemah seluas 40 are tersebut milik desa adat. Di sekitarnya terdapat lahan kebun masyarakat dengan lokasi yang asri dan berada di ketinggian bisa melihat pemandangan.
"Potensi perkemahan sudah bisa menghasilkan uang. Kami serahkan ke BUMDES, dikelola BUMDES. Itu dikelola," jelasnya.
Ke depan, pengembangan, ada rencana melakukan pariwisata di Kerta. "Kami kembangkan potensi daya tarik wisata alam, tata air terjun. Kami siapkan anggaran kami akan kerja sama dengan desa Buahan Kaja," ungkap dia.
Untuk air terjun, disiapkan anggaran Rp 800 juta. Itu untuk penataan lingkungan dan akses jalan. "Tapi ini kerja sama, bukan satu desa saja," ungkap dia.
Adapun konsep pembangunan yang diterapkan bersama sejumlah pihak. Yakni, desa adat, pemerintah daerah, hingga swasta yang paham terkait paket pariwisata.
"Sangat optimis ini berkembang. Kalau yakin, pasti berhasil. Harapan ke masyarakat, agar potensi yang ada lestari dan infrastruktur bisa tercapai dengan dukungan semua pihak demi perekonomian masyarakat," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan