Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rusia Serang Odesa Lagi, Sebuah Gereja Rusak dan Satu Korban Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia kembali menyerang Odesa, Ukraina pada Sabtu (22/7) malam waktu setempat. Akibat serangan itu, rumah-rumah, monumen arsitektur dan sebuah gereja Ortodoks rusak.
Serangan pada Sabtu malam itu juga menewaskan satu orang. Sedikitnya 19 mengalami luka, di mana 11 di antaranya adalah orang dewasa dan tiga anak-anak dirawat di rumah sakit.
"Beberapa lubang telah terbentuk di kota. Ada pemadaman listrik, yang dapat menghambat lalu lintas dan rute angkutan umum diubah," kata pihak Komando Operasional Selatan Ukraina, diberitakan CNN, Minggu (23/7).
Seminggu terakhir ini Ukraina berjuang menghalau gelombang serangan Rusia di Odesa, yang pertahanan udaranya tidak mampu mengatasi jenis rudal yang digunakan Moskow.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengutuk serangan terbaru Moskow di Odesa.
"Rudal melawan kota-kota yang damai, melawan bangunan tempat tinggal, katedral. Tidak ada alasan untuk kejahatan Rusia," kata Zelensky, Minggu (23/7).
"Seperti biasa, kejahatan ini akan kalah dan pasti akan ada pembalasan untuk teroris Rusia untuk Odesa. Mereka akan merasakan pembalasan ini," lanjutnya.
Di sisi lain, Zelensky berterima kasih kepada semua orang yang membantu warga Odesa. Ia mengatakan Ukraina berjanji akan memulihkan perdamaian dengan mengalahkan kejahatan Rusia.
Pernyataan Zelensky itu muncul setelah Komandan Militer Kharkiv Oleh Syniehubov melaporkan setidaknya dua kematian setelah serangan Rusia. Korban tersebut yaitu wanita berusia 57 tahun dan pria berusia 45 tahun. Mereka tewas di di distrik Dvorichna karena penembakan.
Syniehubov mengatakan selama beberapa hari terakhir, Rusia telah menembaki permukiman secara besar-besaran di distrik Kharkiv, Chuhuiv, Kupyansk, dan Izium dengan artileri, mortir, dan pesawat.
Bangunan industri sipil termasuk setidaknya tiga rumah dan bangunan tambahan juga rusak akibat serangan di Kupyansk dengan peluncur roket, artileri meriam, dan mortir.
"Para penjaga pertahanan kami memegang posisi mereka di sektor Kupyansk. Musuh tidak membuat kemajuan," kata Syniehubov.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan