Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hewan Ini Lebih Tua dari Dinosaurus, Kini Masih Berkeliaran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Peneliti menemukan salah satu hewan paling tua di dunia yang masih hidup sampai kini. Ubur-ubur dibuktikan sudah ada di Bumi sejak 500 juta tahun yang lalu, bahkan lebih dulu daripada dinosaurus yang kini sudah punah.
Peneliti di Royal Ontario Museum di Kanada menemukan fosil ubur-ubur "besar" tertua. Spesies ubur-ubur ini adalah Burgessomedusa phasmiformis.
Ubur-ubur unik karena 95 persen dari tubuhnya adalah air. Fisiologi ini membuat fosil ubur-ubur sulit ditemukan. Untungnya, fosil Burgessomedusa "terperangkap" dengan nyaris sempurna di pegunungan batu Kanada.
Royal Ontario Museum kini mengoleksi sekitar 200 spesimen yang menjadi objek penelitian anatomi dan dan tentakel ubur-ubur purba.
"Meskipun ubur-ubur dan kerabatnya diketahui sebagai salah satu hewan yang paling awal bereveolusi, fosilnya susah ditemukan. Penemuan fosil ini menghapus segala keraguan," kata Jeo Moysiuk, dari University of Toronto.
Spesimen yang menjadi objek penelitian ditemukan pada era 1980-1990. Setelah lewat proses analisis, peneliti membuktikan bahwa rantai makanan di era Cambria yaitu antara 53,4 juta hingga 538,8 juta tahun yang lalu lebih kompleks. Sebelumnya, satu-satunya arthropoda serupa udang yang diberi nama Anomalocaris dipercaya sebagai satu-satunya predator di lautan di era tersebut.
Ubur-ubur adalah bagian dari kelompok hewan yang diberi nama Cnidaria. Hal yang unik dari Cnidaria adalah bentuk tubuh mereka bisa beragam dan berubah. Mulai dari tahap bentuk tubuh berbentuk vas dan tak bisa berenang yang diberi nama polip, lalu bentuk tubuh menyerupai piringan yang diberi nama medusa yang bisa berenang bebas.
Ubur-ubur dalam bentuk polip sudah lama ditemukan, termasuk berbentuk fosil di lapisan batu berusia 560 juta tahun. Burgessomedusa adalah fosil pertama ubur-ubur dalam bentuk medusa dari era yang sama.
"Burgessomedusa menunjukkan bahwa lautan di era Cambria sudah kompleks. Ubur-ubur ini bisa berenang dengan efisien sebagai predator," kata kurator Royal Ontario Museum, Jean-Bernard Caron.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan