Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
7 Cara Menurunkan Tensi Yang Tinggi, Hindari Risiko Penyakit Jantung
beritabali.com/cnnindonesia.com/7 Cara Menurunkan Tensi Yang Tinggi, Hindari Risiko Penyakit Jantung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hipertensi mampu 'membunuh' seseorang secara diam-diam. Simak cara menurunkan tensi yang tinggi demi hindari risiko penyakit kardiovaskular.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menuturkan kasus hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Sebanyak 1 dari 3 orang Indonesia mengidap hipertensi.
"Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena orang dengan tekanan darah tinggi tidak memiliki keluhan," kata Budi di Hari Hipertensi Sedunia pada Selasa (6/6), seperti dikutip dari laman Kemenkes.
Hipertensi bukan masalah sepele. Tensi tinggi mengarah pada risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan penyakit lain. Oleh karenanya, simak cara menurunkan tensi tinggi.
1. Perbanyak potasium, kurangi garam
Turunkan tensi dengan memperbanyak asupan potasium dan mengurangi garam. Potasium akan membantu mengeliminasi garam dari pembuluh darah.
Makanan tinggi potasium antara lain buah kering, susu dan yogurt, lentil, dan kacang merah serta sayuran seperti kentang, tomat, dan bayam.
2. Batasi makanan olahan
Makanan olahan biasanya tinggi garam, gula, dan lemak tidak sehat sehingga berat badan naik. Semua ini akan bermuara pada tensi yang tinggi.
Sebaiknya perbanyak konsumsi makanan utuh atau yang tidak melalui ultra proses sehingga asupan garam, gula dan lemak terkendali.
3. Konsumsi dark chocolate
Dark chocolate biasanya mengandung 70-85 persen kakao. Pada kakao terdapat flavonoid atau antioksidan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah dengan memperlebar pembuluh darah Anda.
Seperti dilansir dari Healthline, American Heart Association mencatat konsumsi cokelat saja tidak akan memenuhi jumlah flavonoid yang diperlukan tubuh. Namun Anda tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi cokelat apalagi yang mengandung gula tambahan, lemak dan kalori.
4. Kurangi kafein
Kafein akan menaikkan tensi secara instan. Cara menurunkan tensi yang tinggi salah satunya dengan mengurangi konsumsi kafein. Sering ngopi atau ngeteh? Mungkin saatnya cari alternatif minuman selain kopi dan teh.
5. Manajemen stres
Stres selalu ada dan memang diperlukan. Namun saat berlebihan dan tak terkendali, tensi pun meroket di mana ditandai dengan detak jantung cepat dan pembuluh darah menyempit.
Seperti dilansir dari Medical News Today, stres juga kerap membuat orang cenderung melakukan aktivitas yang menaikkan tensi seperti minum alkohol dan makan 'junk food'.
Sebaiknya temukan cara untuk menurunkan dan mengelola stres misalnya, meditasi, mendengarkan musik yang menenangkan dan melakukan hobi di sela kesibukan kerja.
6. Cukupi asupan kalsium
Orang dengan asupan kalsium rendah sering mengalami tekanan darah tinggi. Orang dewasa disarankan memenuhi asupan kalsium sebanyak seribu miligram per hari.
Kalsium diperoleh dari susu, sayuran hijau, kacang-kacangan, sarden dan tahu.
7. Konsumsi makanan tinggi magnesium
Magnesium merupakan mineral penting yang membantu melemaskan pembuluh darah. Sebuah riset mengaitkan kekurangan magnesium dan tekanan darah tinggi.
Pastikan kebutuhan magnesium terpenuhi dari konsumsi sayuran, produk susu, polong-polongan, ayam, daging, dan biji-bijian. Magnesium yang cukup jadi cara menurunkan tensi yang tinggi.
Itulah 7 cara menurunkan tensi yang tinggi untuk menghindari risiko penyakit kardiovaskular.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan