Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor Leste Usai Presiden Temu Oposisi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Junta militer Myanmar mengusir diplomat utama Timor Leste usai Presiden Jose Ramos Horta bertemu dengan pemerintah tandingan anti-junta, Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), di Dili pada Juli lalu.
Kementerian Luar Negeri Myanmar di bawah junta mengecam "tindakan tak bertanggung jawab" Timor Leste.
Junta juga meminta kuasa usaha negara Timor Lester di Yangon "meninggalkan" Myanmar "selambat-lambatnya pada 1 September 2023."
"(Timor Leste) mendorong kelompok teroris untuk lebih lanjut melakukan pelanggaran mereka di Myanmar," demikian menurut Kemlu versi junta pada Minggu (28/8), dikutip AFP.
Timor Leste sementara itu, mengutuk perintah pengusiran tersebut. Mereka juga menegaskan betapa penting mendukung semua upaya untuk mengembalikan tatanan demokrasi di Myanmar.
"[Kami mendesak junta] menghormati hak asasi manusia dan mencari solusi damai dan konstruktif terhadap krisis ini," demikian menurut Timor Leste.
Perwakilan NUG yang tinggal di Republik Ceko, Linn Thant, juga mengutuk keputusan junta. Ia juga mengatakan tak ada pembenaran atas pengusiran diplomat Timor Leste itu.
Timor Leste akan menjadi anggota kesebelas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Namun pada awal Agustus ini, Perdana Menteri Xanana Gusmao mengatakan Timor Leste bisa mempertimbangkan kembali upayanya bergabung dengan ASEAN jika mereka gagal membujuk junta Myanmar mengakhiri konflik.
Blok ini juga disebut-sebut hanya mengalami sedikit kemajuan sejak militer melancarkan kudeta Myanmar pada 2021. Junta juga dianggap mengabaikan sebagian besar kesepakatan lima poin yang bertujuan mengakhiri kekerasan.
Kesepakatan lima poin itu merupakan konsensus dari hasil pertemuan khusus yang digelar ASEAN di Jakarta pada April 2021, dua bulan usai kudeta. Ketika itu, hampir seluruh kepala negara hadir, termasuk ketua junta Myanmar Min Aung Hlaing.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan