Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jangan Dibiarkan, Diabetes Bisa Bikin Kaki Diamputasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Diabetes terutama diabetes melitus memang berbahaya. Penyakit ini bahkan bisa membuat seseorang menjalani amputasi kaki akibat diabetes.
Baru-baru ini, seorang pria asal Malaysia juga viral di media sosial TikTok karena kakinya harus diamputasi. Pria ini menjalani amputasi setelah didiagnosa mengalami diabetes melitus gara-gara hobinya mengonsumsi teh tarik manis sejak muda.
Dokter spesialis jantung di Rumah Sakit Siloam, Vito Damay mengatakan amputasi di kaki memang jadi salah satu risiko yang bisa dialami penderita diabetes. Meskipun memang tidak semua orang diabetes harus melakukan amputasi di kaki atau anggota tubuh lainnya.
"Ini jadi salah satu risiko. Sebab ketika diabetes tidak ditangani dengan cepat dan tidak mengubah gaya hidupnya maka bisa muncul komplikasi serius pada pembuluh darah, terutama di kaki," kata Vito saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (30/8).
Amputasi kaki akibat diabetes ini terjadi saat muncul gangguan pada pembuluh darah. Pembuluh darah pasien diabetes bisa tersumbat yang menyebabkan sel dan jaringan tidak bisa menerima oksigen dan nutrisi sesuai kebutuhannya.
Oleh karena itu, saat kaki para penderita diabetes ini terluka, lukanya susah sembuh. Bahkan bisa berakhir membusuk.
"Jadi ya ketika hal ini muncul jalan satu-satunya yang bisa dilakukan dengan amputasi," kata dia.
Pasien memang bisa memilih untuk tidak mengamputasi kaki mereka. Tapi menurut Vito amputasi kaki ini perlu dilakukan. Pasalnya, kaki yang membusuk dan infeksi ini jika dibiarkan akan berbahaya untuk kesehatan pasien.
Tim dokter pun kata dia, biasanya lebih memilih mengambil tindakan amputasi kaki akibat diabetes daripada membiarkannya begitu saja.
"Tentu setelah diamputasi pasien harus benar-benar menjaga pola hidupnya, makanannya dijaga, agar tidak terulang lagi pembusukan di area tubuh lainnya," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun