Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gus Yahya Ancam Sanksi Pengurus Yang Bawa-Bawa PBNU Dukung Capres
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya akan memberikan sanksi pengurus yang membawa-bawa nama PBNU dalam mendukung capres.
Yahya tak masalah jika ada pengurus NU yang mendukung capres atas nama pribadi. Jika ada yang mengatasnamakan PBNU, Yahya akan bertindak.
"Kalau ada pengurus NU kemudian menggunakan lembaga NU untuk kegiatan politik, politik praktis, langsung kita tegur," kata Yahya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/9).
Yahya berkata sudah ada contoh sanksi yang dijatuhkan. Dia menyebut ada pengurus PBNU di tingkat kabupaten yang ditegur karena memakai kantor untuk deklarasi capres.
Dia berkata tak ada capres ataupun cawapres dari PBNU. Yahya menegaskan PBNU bukan partai politik.
"Kalau ada capres mengatasnamakan NU, tetapi bukan pengurus NU, ya kami juga bisa mengatakan itu tidak benar. Tapi kan kami tak bisa memberi sanksi apa-apa kalau bukan pengurus," ujarnya.
Gus Yahya telah menarik PBNU dari politik praktis sejak terpilih sebagai ketua umum. Ia tak mau PBNU sibuk ikut berkompetisi dalam pemilu dan pilpres.
Dia ingin PBNU fokus membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Yahya juga meminta tak ada pihak yang menarik-narik PBNU ke dalam pertarungan politik.
"Jangan ada calon mengatasnamakan NU. Kalau ada calon, itu atas nama kredibilitasnya, atas nama perilakunya sendiri-sendiri. Bukan atas nama NU," ucap Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2501 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun