Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
PAD Karangasem Tak Kecipratan dari Kunjungan Wisatawan di Pura Besakih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setelah fasilitas penataan kawasan suci Pura Agung Besakih, Karangasem, Bali diresmikan, angka kunjungan wisatawan pada awal tahun 2023 hingga bulan Agustus ini tembus ratusan ribu wisatawan.
Seperti dikatakan oleh Kepala urusan tiket Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Ni Wayan Suniarti baru - baru ini, jumlah kunjungan wisatawan periode bulan Januari hingga Agustus mencapai angka 140.112 wisatawan yang didominasi wisatawan asing sebanyak 121.420 dan domestik 18.692 orang.
"Sementara tahun 2023 ini kunjungan tertinggi di bulan Agustus mencapai 34.419 wisatawan, untuk harga tiket, wisatawan asing Rp90 ribu, sedangkan domestik Rp50 ribu. Itu sudah termasuk sewa sarung (Kamen) dan buggy," kata Suniarti.
Namun, tingginya angka kunjungan tersebut ternyata tidak berimbas terhadap Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kabupaten Karangasem, seluruh hasil penjualan tiket, parkir maupuan sewa kios seluruhnya dikelola oleh badan pengelola sesuai dengan isi Pergub 5 Tahun 2023.
Pada pasal 17, Bab V tentang pengelolaan keuangan disebutkan, poin 1, Pendapatan badan pegelola bersumber dari tiket masuk dan parkir, sewa kios, sumbangan atau punia yang tidak mengikat dan pendapatan lain yang sah.
Poin 2, pendapatan tersebut dipergunakan untuk biaya operasional, pemeliharaan dan biaya pengembangan. Poin 3, dalam hal tersebut sisa pendapatan badan pengelola menggunakan untuk maksimum 30 persen untuk kas badan, minimum 35 persen untuk pemeliharaan dan upakara di Pura Agung Besakih, maksimum 17 persen untuk bantuan kepada Desa Adat Besakih, maksimum 8 persen untuk bantuan kepada Desa Adat Pragunung, maksimum 10 persen untuk bantuan kepada Desa besakih.
Mengacu dengan Pergub tersebut, jelas tidak ada pembagian untuk Pemkab Karangasem, hal ini juga dibenarkan oleh Bagian Humas Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, I Putu Asnawa saat dikonfirmasi, Kamis (14/9/2023).
"Ya betul, tidak ada pembagian untuk Kabupaten Karangasem sesuai Pergub 5 Tahun 2023," kata Asnawa.
Sementara itu, Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika mengatakan, terkait dengan aktivitas pariwisata di Pura Besakih, sejauh ini pihaknya masih mencari formulasi agar nantinya bisa berdampak terhadap PAD Kabupaten Karangasem.
"Ya kita masih cari formulasinya, jika merujuk undang-undang nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah disana diatur mengenai tentang pajak daerah jadi ada potensi disana untuk menambah sektor pendapatan Kabupaten Karangasem dari aktivitas pariwisata di Pura Besakih," ujar Ardika.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan