Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Turki Akan Seret Kejahatan Perang Israel ke Pengadilan Internasional
beritabali.com/cnnindonesia.com/Turki Akan Seret Kejahatan Perang Israel ke Pengadilan Internasional
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan akan menyeret Israel ke Pengadilan Kejahatan Internasional (International Criminal Court/ICC) atas kejahatan perang terhadap Palestina.
Selain itu, Erdogan menyebut Turki juga telah mencoret Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Menurutnya, Netanyahu bukan lagi sosok pemimpin yang bisa diajak bicara.
"Kami telah mencoretnya," kata Erdogan di dalam pesawat kepresidenan usai mengunjungi Kazakhstan, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (4/11).
Turki semakin gencar mengecam serangan Israel terhadap Palestina. Keinginannya untuk menyeret Israel ke pengadilan internasional juga diumumkan oleh Erdogan pada rapat umum pro-Palestina baru-baru ini.
"[Turki mendukung] inisiatif yang akan membawa pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional," ujarnya.
"Otoritas terkait kami, khususnya Kementerian Luar Negeri, akan melaksanakan tugas ini," imbuhnya.
Erdogan juga akan segera bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. Blinken disebut telah menambahkan daftar kunjungan ke Turki dalam tur diplomasinya di Timur Tengah.
Di sisi lain, pasukan Israel makin agresif melakukan serangan baik udara maupun darat kepada warga Palestina. Tak hanya ambulans, pasukan Israel menggempur rumah sakit, toko roti, hingga kamp pengungsian.
Menurut data per Jumat (3/11) menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, sebanyak 3.760 anak-anak meninggal dunia selama agresi Israel di Palestina.
Organisasi kemanusiaan yang fokus pada perlindungan anak, Save the Children, menyebut jumlah korban anak yang tewas dalam agresi Israel sebulan terakhir ini melampaui total korban anak di seluruh zona konflik tiap tahunnya sejak 2019.
Terbaru, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan satu anak meninggal dunia setiap 10 menit di Palestina akibat serangan Israel.
"Sudah sekian hampir 10.000 by now meninggal dan setiap 10 menit, 1 anak meninggal. Ini adalah katastrofe kemanusiaan, yang tadi bapak presiden sampaikan, tidak bisa kita terima," katanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (4/11).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan