Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bandara Ngurah Rai Terus Evaluasi Uji Coba Transaksi Parkir Nontunai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terus mengevaluasi uji coba transaksi parkir nontunai kendaraan.
Evaluasi ini dilakukan agar transaksi parkir kendaraan nontunai dapat diterapkan pada 1 Desember 2023 mendatang. Jika pembayaran nontunai masih rendah, maka perpanjangan masa uji coba kemungkinan akan dilakukan.
Sehingga tidak menutup memungkinan penerapan 1 Desember 2023 diundur hingga waktu belum ditentukan. Hal ini disampaikan, General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan, Selasa, (28/11/2023) di Badung.
"Terkait tarif non tunai itu, terus kami evaluasi. Kami sudah sepakat dengan mitra, kalau seandainya masih rendah untuk cashless-nya, kami akan perpanjang lagi uji cobanya dan tidak diterapkan pada 1 Desember. Waktu yang tepat untuk menganalisis bagaimana penerimaan masyarakat terhadap kebijakan pembayaran parkir nontunai ini," jelasnya.
Evaluasi akan terus dilakukan sampai masyarakat benar-benar menerima. Menurutnya dalam simulasi, penerapan tarif parkir nontunai bisa berjalan 100 persen, tapi hanya di jam tertentu saja. Biasanya saat tidak terjadi penumpukan atau peningkatan volume kendaraan seperti jam 11 malam hingga jam 5 pagi.
"Itu kan memang relatif masih sepi. Jadi mereka masih bisa tanya-tanya, koordinasi, itu bisa kami lakukan. Kalau misalnya biasanya 10 detik tertahan karena ada pertanyaan, ya kan, akhirnya buntutnya itu panjang (macet)," paparnya.
Jika tidak bisa kejar target pada 1 Desember 2023? Handy memastikan penerapan sah akan diundur sampai waktu belum ditentukan dan uji coba diperpanjang. "Kami akan review lagi," ucapnya.
Pengguna jasa bandara yang belum melaksanakan transaksi parkir secara nontunai diharap agar menyiapkan kartu e-money memastikan saldo tersedia mencukupi untuk bertransaksi.
Sebelumnya, pengelola bandara mulai memberlakukan uji coba pembayaran parkir secara nontunai menggunakan kartu uang elektronik dengan basis manless atau tanpa awak.
"Kebijakan ini memungkinkan pengguna jasa bertransaksi secara mandiri," cetusnya.
Seluruh proses, mulai masuk hingga keluar kendaraan dilakukan pengguna jasa secara mandiri.
"Ya yakni menempelkan kartu elektronik, tanpa ada karcis parkir," katanya.
Dirinya berharap, penerapan tarif nontunai dapat dilakukan mandiri 100 persen tanpa awak.
Dirinya meminta mitra atau pelaksana agar penerapan tarif elektronik ini bisa 80 persen selama uji coba.
"Untuk saat ini sudah mulai naik, tapi belum sesuai dengan target kami (80 persen), sebelum penerapan pastinya. Kalau itu dipaksakan, tanggal 1 untuk nontunai semuanya, sepertinya sih akan terjadi, apa namanya, kemacetan lagi ya. Jadi kita sesuaikan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan