Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Menteri PANRB RI Tinjau Langsung RS Mata Bali Mandara
Harap Pertahankan Predikat WBBM
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas mengharapkan jajaran pimpinan, pengelola serta karyawan Rumah Sakit Mata Bali Mandara bisa mempertahankan Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
“Saya harap RS Mata Bali Mandara kedepannya bisa mempertahankan predikat ini,” kata MenPAN RB saat meninjau langsung RS Mata Bali Mandara, Denpasar pada Selasa (5/12) siang.
MenPAN RB sendiri mengatakan untuk mencapai predikat tersebut diperlukan usaha yang tidak mudah, dengan berbagai proses penilaian serta survei yang dilakukan secara bertahap hingga akhirnya predikat tersebut bisa diberikan kepada suatu instansi. Predikat tersebut menunjukkan pula bahwa instansi terkait melaksanakan reformasi birokrasi dengan sangat baik, dengan telah memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. “Untuk itu saya ucapkan selamat dan mudah-mudahan hal ini bisa menjadi contoh bagi Rumah Sakit ataupun instansi lainnya,” tukas MenPAN RB.
Dalam kunjungannya MenPAN RB Azwar Anas mencoba langsung sejumlah layanan yang diberikan RS Mata Bali Mandara salah satunya adalah sistem pendaftaran mandiri (KIOSK). Sistem ini membuat pasien tidak perlu mengantri di loket pendaftaran karena pasien dapat melakukan pendaftaran di anjungan pendaftaran mandiri dengan menscan kartu berobat dan memilih dokter yang akan dikunjungi.
Direktur RS Mata Bali Mandara Provinsi Bali dr. Ni Made Yuniti dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan kepada MenPAN RB pelayanan RSMBM telah mengimplementasikan smart hospital yang terdiri dari digitalisasi layanan, manajemen dan juga digitalisasi pengawasan yang terintegrasi. “Digitalisasi pelayanan dilakukan mulai dari pendaftaran online, e-rekam medis, e-resep, dan e-payment. Untuk proses pengawasan dan pengendalian, RS Mata Bali Mandara melakukan digitalisasi berupa SIPRIMA yang berfungsi untuk proses manajemen risiko, SI EDIS CETAR untuk proses SPJ, SISMADAK untuk pemantauan indikator mutu serta SIKEDOK dan SIKIPER yang digunakan untuk evaluasi kinerja dokter dan perawat,” jelasnya.
Nampak pula dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Bali, Ketut Nayaka, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom serta Plt Direktur RSUD Bali Mandara dr. Ketut Suarjaya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5298 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4565 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2445 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2161 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2155 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan