Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Diduga Depresi, Turis asal Filipina Mengamuk dan Teriak di Bandara Ngurah Rai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang turis asal Filipina bernama Juan Paolo Montero Pamatia (33) berbuat ulah di Terminal Kedatangan International Bandara Ngurah Rai, Bali, pada Kamis 7 Desember 2023 sekitar pukul 03.00 dini hari.
Juan Paolo diduga depresi dan mengamuk serta teriak-teriak hingga meresahkan pengunjung Bandara. Personel Bandara langsung mengamankan Paolo dengan tangan kaki terikat agar tidak melakukan perlawanan.
Diinformasikan, Paolo baru saja tiba di Bali bersama rombongannya dan langsung masuk ke gedung Terminal Kedatangan Internasional, Bandara Ngurah Rai. Setelah melewati ruang pemeriksaan Bea Cukai dan Imigrasi, Paolo menunjukkan perilaku yang aneh.
Ia berbicara sendiri dan marah sambil teriak-teriak. Petugas Bandara berusaha menenangkanya. Namun Paolo bertindak arogan. Malah justru petugas Bandara di damprat oleh Paolo. "Ia juga merusak fasilitas kursi Bandara," ungkap sumber.
Tindakan meresahkan Paolo ini dilaporkan ke petugas Avsec dan Team UKL Polres Bandara. Selanjutnya, Paolo pun diikat tangan dan kakinya agar tidak melawan.
Petugas juga memeriksa barang bawaannya, namun tidak ditemukan barang atau benda berbahaya. Meski begitu, dua hp merk iPhone dan paspor disita untuk dilakukan penyelidikan.
"Tidak ada tercium bau alkohol. Tapi kalau dilihat dari prilakunya dia kayaknya sedang depresi," ujar sumber.
Sementara itu, personel Bandara telah mengamankan barang milik pria asal Mandaluyong itu yakni paspor, dua hp merk iPhone, tas gendong warna hitam, tas selempang warna hitam, dan koper warna abu-abu.
Kasatreskrim Polres Kawasan Bandara Iptu Rionson Ritonga yang dikonfirmasi membenarkan diamankanya Paolo karena berbuat gaduh di Terminal Kedatangan International. Iptu Rionson mengatakan jika melihat prilaku Paolo, ada dugaan mengalami depresi atau stress saat berada di Bandara Ngurah Rai.
"Kalau sakaw tidak mungkin, saya duga hanya depresi dan masih kami dalami. Kami sedang hubungi rekan rekan atau keluarganya," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan