Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Giliran Wabup Patriana Krisna Sambangi Keluarga Stunting di Banjar Kepuh
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejak program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) diluncurkan, Bupati Jembrana dan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten Jembrana, serentak menggelar aksi sosial menyambangi keluarga dengan anak yang berstatus stunting.
Giliran Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna menyambangi keluarga yang memiliki anak berstatus stunting di wilayahnya dengan membawakan bahan makanan sehat untuk anak dengan kondisi stunting.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ipat mengunjungi keluarga I Gusti Kade Widana (35) dan Ni Kadek Dwi Ardiani (30) orang tua dari Gusti Ngurah Kadek Satria Darma Putra (22 bulan) yang berstatus stunting atau kerdil di Banjar Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.
Bantuan yang disalurkan itu berasal dari iuran pribadi secara sukarela, baik dari pimpinan OPD maupun dari sektor swasta. Tujuan dari program ini untuk mencukupi kebutuhan makan bergizi bagi anak-anak, itu dilakukan sebagai langkah sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana dalam merealisasikan program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
Program BAAS ini berlangsung selama enam bulan, dimana dalam periode ini akan terus dilakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin terhadap perkembangannya.
“Seperti yang dikatakan bapak Bupati, bahwa selama periode ini akan dilakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin terhadap perkembangan anak-anak yang mendapat bantuan,” jelas Wabup Ipat usai memberikan bantuan.
Lebih lanjut, Wabup Ipat mengatakan bantuan makanan tambahan ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana, untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jembrana.
“Program BAAS ini memberikan makanan tambahan kepada anak-anak yang menderita stunting, agar gizi anak tersebut meningkat,” ujarnya.
Wabup Ipat berpesan kepada orang tua, supaya fokus dalam memberikan makanan tambahan yang diberikan kepada anak penderita stunting, agar perkembangan anak ini menjadi lebih baik dan terhindar dari stunting.
Dirinya berharap, setelah adanya intervensi melalui Program BAAS dengan memberikan bantuan makanan tambahan, anak-anak bisa keluar dari kategori stunting.
“Ini merupakan bagian dari tugas pemerintah yang harus dilaksanakan dan dikerjakan,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan