Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bukan Gencatan Senjata, DK PBB Hanya Setujui Resolusi Bantuan ke Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Bukan Gencatan Senjata, DK PBB Hanya Setujui Resolusi Bantuan ke Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah menyetujui resolusi yang mendesak pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza setelah 11 minggu pengepungan Israel yang menghancurkan wilayah kantong penduduk Palestina tersebut.
Setelah beberapa hari perundingan alot yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS), DK PBB tidak juga menghasilkan resolusi yang menyerukan penghentian segera kekerasan di Gaza oleh Israel, seperti dilansir Independent, Jumat (22/12).
DK PBB menyetujui resolusi yang lebih lunak dalam upaya untuk menghindari Veto dari AS. Dalam pemungutan suara DK PBB yang tertunda berhari-hari ini, AS dan Rusia pada akhirnya abstain.
Resolusi yang disetujui tersebut menuntut langkah-langkah mendesak untuk segera memungkinkan akses kemanusiaan yang aman, tanpa hambatan, dan memperluas akses kemanusiaan serta menciptakan kondisi untuk penghentian permusuhan yang berkelanjutan.
Resolusi ini akhirnya disetujui di tengah peringatan keras dari kelompok bantuan internasional dan tekanan dari pejabat global untuk mengakhiri pengepungan di Gaza, yang warganya mulai dibayangi bencana kelaparan dahsyat.
Dalam waktu 10 minggu, serangan udara dan darat Israel di Gaza kini telah menewaskan lebih dari 20.000 orang, jumlah yang setara dengan hampir 1 persen populasi sebelum perang Israel kontra Hamas terjadi.
Israel melancarkan kampanye pembalasan yang brutal setelah serangan Hamas di Israel pada tanggal 7 Oktober lalu, menyebabkan 1.200 orang tewas serta menyandera sekitar 240 orang.
Berdalih membasmi Hamas, serangan militer Israel di Gaza justru kebanyakan membunuh perempuan dan anak-anak.
Duta besar Uni Emirat Arab (UEA) di PBB, Lana Nusseibeh menyampaikan dalam rapat DK PBB di New York, AS, Jumat (22/12), bahwa "tujuan" dari rancangan resolusi yang diperkenalkan oleh UEA "sangat sederhana".
"Mereka (DK PBB) menanggapi dengan tindakan terhadap kondisi mengerikan di Gaza sekaligus melindungi mereka yang mencoba memberikan bantuan," kata Lana Nusseibeh.
"Namun, kita tahu hanya gencatan senjata yang akan mengakhiri penderitaan ini," tambahnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan