Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wanita Lansia Pegawai Toko Batik di Panjer Tewas Membusuk, Suaminya Sakit Stroke
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang perempuan lansia bernama Soemiati (64) ditemukan meninggal dunia di dalam Toko Batik di Jalan Waturenggong 106, Panjer, Denpasar Selatan, pada Selasa 2 Januari 2024 pagi hari.
Tidak hanya Soemiati, di toko tersebut juga ditemukan sang suami, Minto (71) yang dalam kondisi masih hidup namun terkena stroke.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, pasangan suami istri itu merupakan pegawai Toko Batik. Kematian Soemiati diduga akibat karena sakit.
Dari keterangan saksi, Luis Lodo (31), pada Selasa 2 Januari 2024 sekitar pukul 09.00 WITA, ia melintas di TKP hendak bekerja. Namun, dia melihat pintu toko terkunci. Padahal biasanya setiap pagi, pintu tersebut dibukakan oleh Soemiati.
"Pagi itu, perempuan asal Madiun tersebut tidak terlihat membukakan pintu gerbang," beber AKP Sukadi.
Hal serupa terlihat sekitar pukul 19.00 WITA, di mana pintu gerbang masih tertutup rapat. Melihat itu, saksi asal Manggarai, Flores, NTT itu pulang ke kosnya untuk istirahat.
Beberapa jam kemudian, Luis yang merupakan karyawan Toko Besi ini kembali ke Toko Batik tersebut. Ia pun penasaran, soalnya Toko Batik sudah tutup selama 2 hari.
"Saksi dari samping curiga mencium bau menyengat dari toko dan ia melaporkanya ke pemilik toko," ungkap AKP Sukadi.
Sehingga pemilik toko melaporkannya ke Lurah dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Panjer selanjutnya bersama-sama mengecek kondisi korban. Kejadian ini juga dilaporkan ke Polisi.
"Saat ditemukan kondisi korban sudah mengeluarkan bau busuk. Sementara suaminya masih hidup dalam kondisi sakit struk. Keduanya dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, oleh mobil ambulans BPBD Kota Denpasar," bebernya.
Kepada Polisi, saksi Luis mengatakan Soemiati pada Minggu 31 Desember 2023 sekitar pukul 12.00 WITA sempat menghubungi saksi dan mengatakan asam lambungnya kumat. Selesai menjenguk korban, saksi lantas pergi ke gereja.
Sementara dari hasil olah TKP tim Identifikasi Polresta Denpasar nihil ditemukan unsur tindak kekerasan. "Tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuhnya," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan