Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Houthi Tembak Kapal Kargo Milik AS di Laut Merah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemberontak Houthi menyerang sebuah kapal kargo milik Amerika Serikat (AS), Gibraltar Eagle dengan sebuah rudal pada Senin, (15/1).
Kapal kargo Gibraltar Eagle yang berbendera Kepulauan Marshall mengalami kebakaran. Tak ada korban jiwa dalam serangan ini dan kapal tetap berlayar.
"Militan Houthi yang didukung Iran menembakkan rudal balistik anti-kapal dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan menyerang M/V Gibraltar Eagle," kata Komando Pusat AS melalui akun media sosial X, sebelumnya Twitter, dikutip dari AFP.
"Kapal tersebut melaporkan tidak ada korban luka atau kerusakan signifikan dan terus melanjutkan perjalanannya," tambah CENTCOM, yang mengarahkan operasi militer AS di wilayah tersebut.
Belum ada pernyataan langsung dari kelompok milisi tersebut, namun sumber militer Houthi dan pemerintah Yaman mengatakan bahwa pemberontak menembakkan tiga rudal pada hari Senin.
Insiden di Teluk Aden, selatan Laut Merah, terjadi sehari setelah rudal jelajah Houthi yang menargetkan kapal perusak AS ditembak jatuh.
Hal ini juga terjadi setelah serangan Amerika Serikat dan Inggris di sejumlah lokasi yang dikuasai pemberontak Houthi di Yaman, pada Jumat 12 Januari lalu.
Koalisi militer AS sebelumnya melaporkan gempuran bersama Inggris di Yaman pada Jumat (12/1) dini hari telah menghantam 60 target milisi Houthi.
Komandan Pusat Angkatan Udara AS Letnan Jenderal Alex Grynkewich mengatakan pasukan koalisi berhasil menggempur 60 target di setidaknya 16 lokasi Houthi di Yaman.
Ia mengklaim 60 target itu termasuk pusat komando dan kontrol, gudang amunisi, sistem peluncuran, fasilitas produksi, dan sistem radar pertahanan udara Houthi.
Pejabat Houthi menyebut gempuran AS dan Inggris berdampak kepada sejumlah situs penting, seperti Pangkalan Udara Al Dailami di Ibu Kota Sanaa, area Bandara Internasional Hodeidah, markas militer di Saada, kawasan Bandara Internasional Taiz dan sekitarnya di selatan Yaman, hingga bandara di kota Abs.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan