Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Prabowo Lepas KRI Radjiman Kirim Bantuan Untuk Warga Palestina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melepas keberangkatan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 yang membawa bantuan untuk masyarakat di Jalur Gaza, Palestina, Kamis (18/1).
KRI itu dilepas dari Mako Kolinlamil, Jakarta Utara. Kapal membawa bahan makanan, selimut, pakaian, perlengkapan bayi, pakaian wanita, susu, tenda lapangan, perlengkapan kebersihan, air mineral, hingga perlengkapan ibadah.
"Kita saksikan bersama pelepasan KRI dr Radjiman yang akan melaksanakan tugas kemanusiaan membawa bantuan kita lagi ke Gaza. Mereka akan berangkat selama 15 hari," kata Prabowo.
Bantuan diberangkatkan menuju Pelabuhan Al Arish di Mesir untuk selanjutnya disalurkan oleh Bulan Sabit Merah Mesir.
Pelayaran akan menempuh rute Jakarta - Belawan - Al Arish - Jeddah - Batam dan kembali lagi ke Jakarta. Secara total, pelayaran akan memakan waktu 52 hari.
Ada 214 prajurit TNI Angkatan Laut dalam Satgas Muhibah/Port Visit Ke Mesir 2024 ini. Prabowo mengatakan usai mengantar bantuan, kapal rumah sakit ini bakal kembali ke Indonesia.
"Kita masih negosiasi apakah mereka bisa bertahan di situ untuk melayani, tapi karena pertimbangan beberapa hal kemungkinan mereka kembali sesudah antar bantuan," katanya.
Ia menyebut misi pengiriman bantuan ini cukup berbahaya karena akan melewati Laut Merah. Namun, kata Prabowo, Indonesia sebagai negara nonblok tak perlu khawatir.
"Mereka akan lewat kawasan perang yaitu sekitar Teluk Aden, Laut Merah. Sekarang sedang berkecamuk perang terbuka, tapi kita sebagai negara yang katakanlah mendukung Palestina, kita tidak merasa bahwa kita punya musuh dari Yaman dan kita juga sebagai negara non blok baik dengan beberapa negara yang ada di situ," ucapnya.
Prabowo pun menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi dalam pengumpulan bantuan seperti Baznas hingga CT Arsa Foundation. Ia menegaskan Indonesia tak akan berhenti membantu Palestina.
Agresi Israel di Jalur Gaza, Palestina, sudah berlangsung lebih dari 100 hari sejak 7 Oktober 2023. Serangan itu menjadi konflik paling panjang, paling berdarah, dan paling merusak antara kedua wilayah.
Serangan bertubi-tubi Israel ini membuat sebagian besar warga Palestina mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
Mereka juga dilanda kelaparan dan tak bisa mendapatkan akses kesehatan lantaran rumah sakit di daerah kantong itu menjadi target serangan pasukan Zionis.
Korban tewas agresi Israel di Gaza tembus 24.100 ribu jiwa per Senin (15/1). Sementara korban luka-luka mencapai 60.834 orang. Jumlah korban tewas ini sudah melebihi satu persen dari total populasi 2,3 juta Gaza sebelum agresi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan