Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Vokal Soal Agresi Israel di Gaza, Erdogan Bombardir Kurdi Turki
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Turki makin agresif menggelar operasi anti-terorisme hingga ke wilayah pegunungan di Irak utara, dengan menargetkan kelompok militan PKK (Partiya Karkeren Kurdistan/Partai Pekerja Kurdistan).
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan operasi anti-teror ini akan terus berlanjut, sampai situasi benar-benar aman.
"Operasi kami di wilayah ini akan terus berlanjut sampai kami mengamankan setiap inci pegunungan di Irak utara, yang merupakan sumber aksi teroris," kata Erdogan, dikutip Anadolu Agency.
Erdogan mengatakan kurang dari sepekan terakhir, ada 114 titik yang menjadi target anti-teror dalam operasi udara di Suriah dan Irak di mana 78 teroris berhasil "dinetralkan".
"Operasi lintas batas kami juga telah menggagalkan rencana yang bertujuan menyeret Turki ke dalam kekacauan internal lewat gelombang imigrasi," ungkap Erdogan.
"Karena janji-janji yang dibuat kepada kami tidak dipenuhi, tidak ada seorang pun yang bisa menolak jika Turki mengambil tindakan yang diperlukan demi keamanannya sendiri," imbuhnya.
Presiden berusia 69 tahun itu juga menegaskan akan memberantas ancaman terorisme dari sumbernya atau, seperti dulu, terlibat dalam perang melawan terorisme di perbatasan, di jalan-jalan, dan di kota.
"Perjuangan ini wajib kita lakukan bukan hanya demi keamanan diri kita sendiri, tapi juga demi anak-anak kita yang tumbuh di lingkungan bebas terorisme," ujar Erdogan.
Dia menyebut Turki tidak akan berhenti sampai menghancurkan semua sarang teroris yang dibangun dengan niat jahat di Suriah dari Tel Rifaat hingga Ayn al-Arab, dan dari Hasakah hingga Manbij.
Pernyataan keras Erdogan ini muncul usai serangan baru PKK dalam beberapa hari terakhir merenggut nyawa 21 tentara Turki, diikuti dengan serangan sengit Turki atas sasaran teroris di Irak Utara dan Suriah.
Pada 2022 lalu, Turki meluncurkan Operasi Claw-Lock untuk menargetkan tempat persembunyian kelompok teror PKK di wilayah Metina utara, Zap, dan Avasin-Basyan dekat perbatasan Turki.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun