Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Houthi Janji Tak Bakal Serang Kapal Rusia dan China di Laut Merah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Milisi di Yaman Houthi menjamin tidak akan menyerang kapal Rusia serta China yang melintasi Laut Merah. Mereka memastikan keselamatan kapal negara-negara itu karena navigasi bebas berperan penting bagi mereka.
Pejabat senior Houthi Mohammed Al Bukhaiti mengatakan kapal-kapal yang melintasi perairan di sekitar Yaman akan aman selama tak berhubungan dengan negara tertentu, terutama Israel.
"Sedangkan negara-negara lain, termasuk Rusia dan China, pengiriman mereka di kawasan ini tak terancam," kata Al Bukhaiti saat wawancara dengan media Rusia dikutip Izvestia.
Di sisi lain, Al Bukhaiti menegaskan serangan terhadap kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel akan tetap berlanjut.
Hal itu dilakukan setelah Houthi mulai menyerang kapal-kapal yang dianggap berkaitan dengan Israel di Laut Merah sejak negara tersebut melancarkan agresi ke Gaza.
Houthi menyatakan akan menyasar kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan Inggris di Laut Merah. Serangan tersebut disebut tidak akan berhenti sampai Israel tak lagi menggempur Palestina.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sempat mengeluarkan resolusi agar Houthi berhenti menyerang kapal di Laut Merah. Namun, Houthi mengabaikan resolusi itu.
Bukhaiti mengatakan tujuan Houthi bukan untuk menangkap atau menenggelamkan kapal tertentu. Namun, meningkatkan biaya ekonomi bagi Israel sehingga menghentikan pembantaian di Gaza.
Bukhaiti juga menerangkan soal penangkapan terhadap kapal komersial Galaxy Leader pada November lalu. Menurutnya, tindakan tersebut sebagai langkah pencegahan agar semua orang mengikuti persyaratan Houthi.
Awak kapal Galaxy Leader yang masih ditahan, lanjut dia, juga dalam keadaan sehat dan baik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan