Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korban Tewas Agresi Israel ke Gaza Hampir Tembus 25 Ribu Jiwa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza, Palestina mencatat total korban tewas akibat serangan Israel ke Gaza mencapai 24.927 jiwa hingga Sabtu (20/1).
Baca juga:
Badai Musim Dingin di AS, 50 Orang Tewas
Mengutip AFP, pernyataan kementerian itu juga mencatat sedikitnya 165 orang tewas dalam 24 jam terakhir. Sementara 62.388 lainnya terluka sejak agresi Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 lalu.
Dalam laporan sebelumnya, dilaporkan bahwa mayoritas korban jiwa dalam serangan Israel di Gaza merupakan kelompok anak dan perempuan.
Agresi Israel di Gaza, Palestina telah berlangsung lebih dari 100 hari sejak dimulai pada Oktober lalu. Serangan itu menjadi konflik paling panjang, paling berdarah, dan paling merusak antara kedua wilayah.
Serangan bertubi-tubi Israel membuat sebagian besar warga Palestina mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
Mereka juga dilanda kelaparan dan tak bisa mendapatkan akses kesehatan. Pasalnya, rumah sakit di daerah kantung itu juga turut menjadi target serangan pasukan Zionis.
Teranyar, pasukan Israel membombardir daerah sekitar RS Nasser, Kota Khan Younis di Gaza Selatan, Jumat (19/1).
Sebagaimana dilaporkan kantor berita Palestina WAFA, serangan tersebut menewaskan hampir 30 orang.
Kru ambulans dan penyelamat menemukan 29 jenazah dari bawah reruntuhan rumah yang hancur dan di jalan-jalan sekitarnya.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina juga mengatakan pada Jumat bahwa beberapa pengungsi terluka dalam serangan pesawat tak berawak Israel. Serangan itu menargetkan kantor pusat organisasi tersebut dan RS Al-Amal yang lokasinya berdekatan dengan RS Nasser.
Baru-baru ini, pasukan Israel menyatakan bakal fokus melancarkan serangan ke wilayah selatan Gaza. Wilayah ini menjadi satu-satunya area yang diklaim Israel paling aman bagi warga sipil.
Jika serangan fokus ke selatan, maka warga sipil Gaza akan semakin terhimpit dan terancam krisis kemanusiaan yang jauh lebih besar.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebanyak 85 persen populasi di Gaza kini tak memiliki tempat tinggal dan menghadapi bencana kelaparan. Mereka tak mendapatkan akses yang cukup terhadap makanan, air bersih, bahkan obat-obatan untuk menunjang kehidupan di tengah brutalnya agresi Israel ke Gaza.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan