Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
TNI Sergap dan Kuasai Markas KKB di Maybrat Papua Barat Daya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pasukan TNI dilaporkan menyergap dan menguasai markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Manfred Fatem di Maybrat, Papua Barat Daya, Kamis (25/1).
"Kami telah berhasil menguasai dan menduduki Markas KKB pimpinan Manfred Fatem yang berada di Dusun Sagu-Aifat Timur Jauh," kata Dansatgas Yonif 133/Yudha Sakti Letkol Inf Andhika Ganessakti dalam keterangan tertulis, Selasa (30/1).
Ia menjelaskan penyergapan bermula dari pengembangan informasi bahwa terdapat dua simpatisan KKB yang mengantar logistik ke hutan untuk mendukung gerakan KKB Manfred Fatem.
Dua orang itu kemudian ditangkap oleh Tim Mobile Yonif 133/Yudha di Kampung Aisa, Distrik Aifat Timur Jauh, Maybrat, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Hasil interogasi dari dua simpatisan tersebut maka dilakukan rencana penyergapan Markas KKB pimpinan Manfred Fatem," kata Andhika.
Saat penyergapan, ia mengatakan tidak ada anggota KKB yang berada di markas karena diperkirakan informasi telah bocor.
Aparat kemudian menghancurkan markas tersebut dan menyita sejumlah barang bukti.
Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa membenarkan penyergapan itu.
"Markas KSTP kodap IV /Sorong Raya di Maybrat pimpinan Manfred Fatem telah dikuasai dan dihancurkan TNI, namun saat penyergapan keburu ditinggalkan, sepertinya informasi bocor dan diketahui KSTP sebelum TNI mendekat ke Markas tersebut," kata Suriastawa.
Beberapa barang bukti yang diamankan, yakni bendera bintang kejora, enam butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu buah teleskop, satu buah solar cell, senter, telepon genggam, beberapa busur anak panah dan beberapa barang lain.
"Saat ini masih dilakukan penyisiran terhadap tempat-tempat persembunyian kelompok KKB pimpinan Manfred Fatem oleh aparat," kata Suriastawa.
Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom membenarkan adanya penyergapan itu. Sebby mengklaim ada satu aparat TNI yang menjadi korban. Namun hal itu dibantah oleh TNI.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan