Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tangis Haru Warnai Penyerahan Bayi Temuan Warga Karangasem ke Dinsos Bali
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bayi perempuan yang ditemukan warga pada garasi mobil di wilayah Banjar Dinas Waringin, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem akhirnya diambil oleh Dinas Sosial Provinsi Bali pada Selasa (5/3/2024) siang.
Tangis haru menantu dari warga yang sebelumnya menemukan bayi tersebut seketika pecah di ruang perawatan Puskesmas Rendang begitu pihak dinas sosial menyampaikan maksudnya untuk memfasilitasi bayi tersebut kepada yayasan agar bisa dirawat dengan baik di tempat yang semestinya.
"Hari ini kami jemput dan kami fasilitasi keyayasan agar bayi ini bisa dirawat dan diberikan yang terbaik ditempat yang semestinya, yayasan ini memang bergerak khusus untuk merawat bayi yang terlantar atau ditelantarkan. Jadi kita akan pastikan tumbuh kembangnya dan kesehatannya, semua sudah lengkap kita siapkan," kata Kabid Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos P3A Provinsi Bali, Ida Ayu Ketut Anggreni.
Ayu, menantu dari warga yang menemukan bayi munggil tersebut sebenarnya sangat berniat untuk mengadopsi bayi tersebut. Bahkan sejak kemarin, yang bersangkutan dengan tulus menjaga dan merawat bayi itu selama berada di Puskesmas Rendang, hanya saja karena aturan dan kondisi bayi, pihak Dinsos belum mengizinkan untuk diadopsi hingga setahun kedepan.
"Saya kasihan sekali, saya berniat untuk adopsi bayi ini tapi belum dikasih," ujar Ayu sambil menangis melepas bayi itu dari pelukannya.
Sementara itu, Dinas Sosial Provinsi Bali juga memastikan akan terus memantau tumbuh kembang bayi ini serta siap memfasilitasi proses selanjutnya, terlebih saat ini pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap orang tua yang meninggalkan bayi tersebut.
"Apabila nantinya orang tuanya ditemukan dan ingin merawat kembali akan kita serahkan kepada keluarga, karena memang anak selayaknya lebih baik dirawat oleh orang tuanya namun jika tidak ditemukan baru bisa disiapkan proses adopsinya," imbuh Angreni.
Lanjutnya, secara umum kondisi bayi dalam keadaan sehat, namun demikian perkembangannya akan terus dipantau karena masih bayi sehingga kondisinya cukup rentan. Lebih jauh, terkait dengan kasus ini, menurut Angreni yang selama ini terjadi karena kehamilan yang tidak diinginkan atau hamil di luar nikah sehingga membuat ibunya melakukan hal yang nekat.
"Syukur ibunya tidak sampai mengambil tindakan yang membahayakan bayi, ini saya rasa ibunya masih punya hati, karena bayinya ditaruh dengan baik lengkap dengan mantel busananya. Kemungkina kondisinya terjepit sehingga mengambil jalan ini," tandas Anggreni.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan