Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penembakan Massal di Moskow: Lebih dari 60 Korban Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban meninggal dalam aksi penembakan massal di Crocus City Hall dekat ibu kota Moskow, Rusia, pada Jumat (22/3) bertambah menjadi sekitar 60 orang.
Sementara sekitar 100 orang lebih mengalami luka-luka.
Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengatakan 115 orang dirawat di rumah sakit, termasuk lima anak-anak, salah satu korban dalam kondisi kritis. Pun dari 110 pasien dewasa, 60 diantaranya berada dalam kondisi serius.
Juru Bicara Kremlin Rusia Dmitry Peskov mengatakan penyelidikan 'teroris' telah dimulai dan Presiden Vladimir Putin menerima kabar terbaru secara terus menerus.
Putin pun belum berkomentar secara terbuka mengenai serangan itu. Namun Wakil Perdana Menteri Rusia Tatyana Golikova menyebut Putin berharap para korban yang terluka segera pulih.
Sempat picu kebakaran
Para penyerang yang mengenakan seragam memasuki gedung, melepaskan tembakan dan melemparkan granat atau bom pembakar.
Api kemudian dengan cepat menyebar ke gedung konser Crocus City di pinggiran Krasnogorsk utara Moskow. Ketika asap memenuhi gedung, pengunjung berteriak dan bergegas menuju pintu darurat.
Seorang produser musik, Alexei, yang hendak duduk di kursinya sebelum konser rock dimulai, mendengar suara tembakan dan banyak jeritan.
"Saya segera menyadari bahwa itu adalah tembakan, dan memahami bahwa kemungkinan besar ini adalah yang terburuk; serangan teroris," kata Alexei yang tidak mau menyebutkan nama belakangnya.
Alexei mengatakan saat orang-orang berlarian menuju pintu keluar darurat sempat terjadi kerumunan yang mengerikan di mana penonton konser saling memanjat untuk keluar.
Imbasnya, tiga helikopter dilibatkan dalam upaya pemadaman api tersebut. Tak lama setelah tengah malam, kementerian darurat mengatakan api telah berhasil dipadamkan.
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat pelaku bersenjata melepaskan tembakan berulang kali ke arah orang-orang yang berteriak.
Rekaman video lainnya menunjukkan sejumlah orang tergeletak bersimbah darah di luar gedung konser. Terekam pula saat para penyerang menembaki orang-orang di dalam ruangan konser.
Gambar lain juga menunjukkan penonton konser bersembunyi di balik kursi atau mencoba melarikan diri.
Dinas keamanan mengatakan sekitar dua dan lima orang yang mengenakan seragam taktis dan membawa senjata menembaki penjaga di pintu masuk dan kemudian mulai menembaki penonton.
Seorang saksi mengatakan kepada AFP bahwa beberapa menit sebelum konser Piknik dimulai, suara tembakan terdengar.
Sekitar 100 orang kemudian melarikan diri melalui ruang bawah tanah teater, sementara yang lain berlindung di atap.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan