Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Warga Palopo Kesulitan Air Bersih Akibat Banjir Bandang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Warga di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), kesulitan mendapatkan air bersih setelah tiga kali diterjang banjir bandang dalam sebulan. Krisis air bersih terjadi karena air milik PDAM tercampur dengan lumpur akibat banjir.
Dikutip dari detikSulsel, banjir bandang terakhir kali menerjang Palopo pada Kamis (28/3) jelang tengah malam. Ada empat kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Mungkajang, Wara, Wara Timur, dan Wara Selatan.
Warga bernama Ihwan di Jalan Cikalang, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, mengatakan air bersih sudah tidak mengalir sejak Jumat (29/3). Dia terpaksa mengambil air bersih di masjid terdekat.
"Kita ambil air bersih di masjid terdekat," ujar Ihwan saat diwawancara Sabtu (30/3).
Ihwan menyebut, setidaknya ada 500 kepala keluarga (KK) yang menderita akibat krisis air bersih. Dia menyebut air penampungan di masjid juga semakin hari semakin menipis.
"Jalan Cikalang, ada 500 KK kurang lebih di sini. Butuh air bersih karena mau dipakai masak. Kalau kita ambil di masjid terus, air di penampungannya juga menipis, banyak warga butuh," tuturnya.
Penjelasan PDAM Kota Palopo
Humas PDAM Kota Palopo Novita Sari mengakui distribusi air bersih memang mengalami gangguan akibat banjir. Dia menyebut air tercampur dengan lumpur.
"Memang mengalami gangguan akibat peristiwa banjir bandang, kondisi air baku kita bercampur dengan lumpur, jadi ada endapan. Sementara kami mengusahakan agar distribusi air segera dilakukan," kata Novita saat dihubungi.
Novita menjelaskan PDAM Kota Palopo berencana berkeliling mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak. Selain itu, mereka juga sedang berupaya untuk mengatasi titik-titik yang mengalami kekurangan air bersih.
"Sementara tim teknisi melakukan perbaikan. Tim juga akan melakukan distribusi air bersih di beberapa lokasi yang terdampak seperti di Jalan Cakalang, Jendral Sudirman, Ahmad Dahlan, dan Binturu," ucapnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2184 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun