Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Warga Palopo Kesulitan Air Bersih Akibat Banjir Bandang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Warga di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), kesulitan mendapatkan air bersih setelah tiga kali diterjang banjir bandang dalam sebulan. Krisis air bersih terjadi karena air milik PDAM tercampur dengan lumpur akibat banjir.
Dikutip dari detikSulsel, banjir bandang terakhir kali menerjang Palopo pada Kamis (28/3) jelang tengah malam. Ada empat kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Mungkajang, Wara, Wara Timur, dan Wara Selatan.
Warga bernama Ihwan di Jalan Cikalang, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, mengatakan air bersih sudah tidak mengalir sejak Jumat (29/3). Dia terpaksa mengambil air bersih di masjid terdekat.
"Kita ambil air bersih di masjid terdekat," ujar Ihwan saat diwawancara Sabtu (30/3).
Ihwan menyebut, setidaknya ada 500 kepala keluarga (KK) yang menderita akibat krisis air bersih. Dia menyebut air penampungan di masjid juga semakin hari semakin menipis.
"Jalan Cikalang, ada 500 KK kurang lebih di sini. Butuh air bersih karena mau dipakai masak. Kalau kita ambil di masjid terus, air di penampungannya juga menipis, banyak warga butuh," tuturnya.
Penjelasan PDAM Kota Palopo
Humas PDAM Kota Palopo Novita Sari mengakui distribusi air bersih memang mengalami gangguan akibat banjir. Dia menyebut air tercampur dengan lumpur.
"Memang mengalami gangguan akibat peristiwa banjir bandang, kondisi air baku kita bercampur dengan lumpur, jadi ada endapan. Sementara kami mengusahakan agar distribusi air segera dilakukan," kata Novita saat dihubungi.
Novita menjelaskan PDAM Kota Palopo berencana berkeliling mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak. Selain itu, mereka juga sedang berupaya untuk mengatasi titik-titik yang mengalami kekurangan air bersih.
"Sementara tim teknisi melakukan perbaikan. Tim juga akan melakukan distribusi air bersih di beberapa lokasi yang terdampak seperti di Jalan Cakalang, Jendral Sudirman, Ahmad Dahlan, dan Binturu," ucapnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan