Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Partai Erdogan Kalah Pilkada Turki, Dibabat Oposisi di Kota-Kota Besar
beritabali.com/cnnindonesia.com/Partai Erdogan Kalah Pilkada Turki, Dibabat Oposisi di Kota-Kota Besar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengalami kekalahan dalam pemilihan kepala daerah yang melibatkan partainya.
Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) milik Erdogan tersebut kalah dari partai oposisinya yang membabat habis kemenangan di sejumlah kota besar seperti Istanbul hingga Ankara.
Ini menjadi kekalahan terbesar yang Erdogan dan partainya rasakan sejak beberapa waktu berkuasa di Turki.
Ia dan partainya bernasib lebih buruk dari perkiraan jejak pendapat oleh berbagai lembaga. Sebab, faktor kekalahan salah satunya berasal dari tingkat kepercayaan terhadap pemerintah yang rendah.
Lawannya, wali kota Istanbul Ekrem Imamoglu berhasil meraih suara lebih banyak ketimbang jagoan Erdogan.
Imamoglu memimpin 10 persen mayoritas suara di Istanbul, sedangkan partainya Partai Rakyat Republik (CHP) memenangkan kursi parlemen di Ankara dan 15 kota lainnya.
Ia mengklaim kemenangannya disebabkan karena ia dan partainya lebih mendengar suara rakyat sebagai suatu unsur penting demokrasi.
"Mereka yang tidak memahami pesan bangsa pada akhirnya akan kalah," ucap Imamoglu dalam pidato dengan pendukungnya, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/3).
"Saat kami merayakan kemenangan kami, kami mengirimkan pesan yang jelas kepada dunia: kemerosotan demokrasi sudah berakhir sekarang," tambah Imamoglu dalam postingan media sosial X.
Sebelumnya, Erdogan memprediksi untuk bisa memenangkan Istanbul sebagai kota yang strategis. Ia dan partai-partainya juga pernah menguasai kota tersebut selama 25 tahun ke belakang.
Meskipun Erdogan bukan salah satu kandidat dari pemilihan tersebut, ia dan partai AK ingin melihat peluang untuk memenangkan kembali kota-kota yang dikalahkannya pada pemilu 2019.
Namun, Erdogan menanggapi hal ini dengan lapang dada dan menghargai pilihan warga Turki.
"Sayangnya, kami tidak bisa mendapatkan hasil yang kami inginkan dan harapkan dalam pemilu lokal," ujar Erdogan dalam pidatonya, seperti dikutip CNN, Senin (1/4).
"Pemenang pemilu ini pada dasarnya adalah demokrasi kita, kemauan nasional, dan seluruh 85 juta orang, terlepas dari pandangan politik mereka," tambah Erdogan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan