Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
7 Ciri Daya Tahan Tubuh Lagi Loyo, Bikin Rentan Terkena Flu Singapura
beritabali.com/cnnindonesia.com/7 Ciri Daya Tahan Tubuh Lagi Loyo, Bikin Rentan Terkena Flu Singapura
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Daya tahan tubuh atau sistem imun yang kuat jadi kunci untuk menghindari flu Singapura yang tengah marak saat ini. Anda perlu mewaspadai beberapa ciri daya tahan tubuh yang lemah.
"Kalau kena infeksi seperti flu, yang penting daya tahan tubuh kita jangan lemah," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis (28/3), mengutip Antara.
Menurutnya, virus Influenza memiliki banyak varian yang terus bermutasi. Misalnya saja H1N1 atau flu babi, H5N1 atau flu burung, hingga flu Singapura.
"Yang sebenarnya paling banyak itu bukan flu Singapura, tapi flu biasa," ujar Budi.
Flu Singapura sendiri, lanjut Budi, tidak disebabkan oleh varian virus yang mematikan. Untuk itu, masyarakat diimbau agar tetap menjaga daya tahan tubuh tetap kuat.
Ciri daya tahan tubuh yang lemah
Namun, di musim penghujan seperti saat ini, daya tahan tubuh cenderung menurun. Anda perlu mewaspadai beberapa ciri daya tahan tubuh yang lemah berikut ini.
1. Hidung meler dan batuk
Mengutip Healthshots, hidung meler dan iritasi menerus di tenggorokan yang memicu batuk jadi salah satu tanda imun lemah yang sering diabaikan.
Berdasarkan Center for Disease and Prevention Control (CDC), terserang flu dan batuk lebih dari empat kali dalam setahun menandakan imun tubuh yang lemah.
2. Sering merasa lelah
Sering merasa lelah tanpa sebab jelas juga jadi salah satu ciri imun yang lemah.
Perhatikan juga apa yang Anda rasakan saat bangun tidur. Jika sering merasa lelah dan pusing setelah tertidur selama tujuh jam di malam hari, maka bisa jadi Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Tidur sendiri membuat tubuh melepaskan melatonin. Senyawa ini melepaskan sitokin yang bisa mengaktifkan sel kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.
3. Luka susah sembuh
Saat sistem kekebalan tubuh berada dalam kondisi baik, pembentukan kulit baru pada area luka terbuka akan berjalan dengan mudah dan hanya berlangsung beberapa hari.
Tapi, jika proses penyembuhan berlangsung lebih lama, maka berarti sistem kekebalan tubuh Anda sedang tidak baik-baik saja.
4. Sulit menelan
Sulit menelan salah satunya bisa disebabkan oleh kerongkongan yang membengkak atau tak berfungsi dengan baik. Mengutip Bustle, kondisi ini disebabkan oleh masalah pada sistem kekebalan tubuh.
5. Sendi terasa kaku
Peradangan pada lapisan persendian akan membuat area di sekitarnya terasa lunak saat disentuh. Kondisi ini bisa memicu rasa kaku pada persendian. Umumnya, kondisi ini akan memburuk pada pagi hari.
6. Kulit ruam dan gatal
Kulit jadi penghalang utama tubuh melawan kuman. Kondisi kulit dapat mencerminkan seberapa baik sistem kekebalan tubuh.
Kulit yang terasa gatal, kering, dan memerah merupakan gejala umum terjadinya peradangan. Begitu juga ruam yang bisa jadi salah satu ciri imun sedang turun.
7. Masalah pencernaan
Sistem kekebalan tubuh dan sistem pencernaan diketahui memiliki kaitan yang erat. Tak heran jika masalah pencernaan seperti kembung dan sembelit menerus kerap dianggap sebagai salah satu ciri daya tahan tubuh yang lemah.
Sekitar 70 persen jaringan sistem kekebalan tubuh terletak di saluran pencernaan, utamanya usus. Gejala-gejala pencernaan bisa jadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang 'salah sasaran'. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan