Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Zelensky Sambut Bantuan Dana Perang Rp973 T: AS Tetap Bersama Ukraina
beritabali.com/cnnindonesia.com/Zelensky Sambut Bantuan Dana Perang Rp973 T: AS Tetap Bersama Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut baik keputusan DPR Amerika Serikat mengalokasikan bantuan dana perang senilai US$60 miliar atau Rp973 triliun untuk membantu negaranya melawan invasi Rusia.
Menurut Zelensky bantuan itu menunjukkan bahwa Amerika Serikat akan tetap bersama Ukraina menghadapi invasi Rusia.
Selain itu, menurut Zelensky pemberian bantuan ini menunjukkan Ukraina tidak akan menjadi "Afghanistan kedua".
"Bantuan ini akan memperkuat Ukraina dan mengirimkan sinyal kuat kepada Kremlin bahwa Ukraina tidak akan menjadi Afghanistan kedua," kata Zelensky dalam sebuah wawancara dengan "Meet the Press" di NBC, mengutip AFP, Minggu (21/4).
"Amerika Serikat akan tetap bersama Ukraina, akan melindungi warga Ukraina, dan mereka akan melindungi demokrasi di dunia," tambahnya.
Uni Soviet menginvasi Afghanistan pada tahun 1979, memicu pemberontakan era Perang Dingin yang membuat AS mendanai dan mempersenjatai para pejuang mujahidin yang berhasil mengusir pasukan Rusia satu dekade kemudian.
Afghanistan kemudian jatuh ke dalam perang saudara, dan tak lama kemudian kelompok garis keras Taliban mengambil alih kekuasaan, memerintah sebagian besar negara itu dari tahun 1996 hingga 2001.
Pada tahun itu, keputusan mereka untuk memberikan tempat berlindung yang aman bagi kelompok jihadis Al Qaeda membuat Amerika Serikat menginvasi setelah serangan 11 September - memicu pemberontakan lain.
Hampir 20 tahun kemudian, Amerika Serikat juga akhirnya menarik diri dari Afghanistan, meninggalkan pasukan Afghanistan yang babak belur dan kelelahan karena Taliban berbaris kembali ke Kabul untuk merebut kekuasaan sekali lagi.
Zelensky mengatakan bahwa beberapa pasukannya sendiri juga "kelelahan."
"Kami perlu mengganti mereka. Tapi brigade baru ini, mereka harus memiliki peralatan," katanya kepada Meet the Press.
Rancangan undang-undang ini masih harus disahkan oleh Senat dan kemudian ditandatangani oleh Presiden Joe Biden, yang telah berjanji untuk segera melakukannya, dan Pentagon menambahkan bahwa mereka akan bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada Ukraina.
"Kami benar-benar harus menyelesaikannya," kata Zelensky.
"Kami ingin, ya, menyelesaikan semuanya secepat mungkin sehingga kami mendapatkan bantuan nyata bagi para tentara di garis depan sesegera mungkin. Tidak dalam enam bulan lagi." (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan