Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Profil Andrei Belousov, Menhan Baru Rusia Pengganti Shoigu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin menunjuk Andrei Belousov sebagai Menteri Pertahanan baru, menggantikan Sergei Shoigu yang telah menjabat posisi tersebut selama 12 tahun.
Penunjukan Belousov sebagai Menhan baru Rusia ini terjadi usai Putin resmi meneruskan jabatannya yang kelima kali.
Shoigu, sementara itu, diberi jabatan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia menggantikan Nikolai Patrushev. Ia akan bertanggung jawab atas kompleks industri militer Kremlin.
Profil Andrei Belousov
Belousov merupakan Wakil Perdana Menteri Rusia di bidang ekonomi. Pria berusia 65 itu pernah menjadi Menteri Ekonomi Rusia pada 2012.
Ia pertama kali berkecimpung di pemerintahan Kremlin pada 2000. Saat itu, ia ditunjuk menjadi penasihat non-staf Perdana Menteri Rusia.
Enam tahun kemudian, ia bergabung dengan Kementerian Perekonomian sebagai wakil menteri ekonomi.
Dari 2008-2012, Belousov menjabat sebagai Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Aparatur Pemerintah. Ini merupakan tahun yang sama dengan Putin saat menjabat sebagai Perdana Menteri Rusia.
Pada 2012, ia menjadi Menteri Ekonomi. Selang setahun hingga 2020, Belousov menduduki posisi penasihat presiden. Sejak 2020, ia bekerja sebagai wakil Perdana Menteri Pertama.
Saat Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin terkena COVID-19 pada 2020 lalu, Belousov mengambil alih tugas Mishustin hingga ia sehat kembali, demikian dikutip dari Reuters.
Menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, penunjukan Belousov sebagai Menteri Pertahanan lantaran Rusia sedang memastikan pengeluaran pertahanan selaras dan lebih terintegrasi ke dalam perekonomian negara secara keseluruhan.
"Orang yang lebih terbuka terhadap inovasi adalah orang yang akan menang di medan perang," kata Peskov seperti dikutip dari Reuters.
Sementara itu, menurut sejumlah analis, penunjukan Belousov ini merupakan upaya Putin melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap anggaran belanja pertahanan.
Putin dinilai ingin memastikan dana dibelanjakan secara efektif setelah Wakil Menteri Pertahanan Shoigu, Timur Ivanov, ditangkap bulan lalu atas tuduhan menerima suap senilai nyaris 11 juta dolar atau setara Rp176 miliar. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan